Sendau Gurau Yang Terukur Bag.5

Sendau Gurau Yang Terukur Bag.5

3. Melecehkan syariat Allah.

Ini adalah musibah paling besar bagi kaum yang suka bermuka dua. Ya, dari satu sisi mereka ingin tetap disebut sebagai muslim tetapi di sisi lain dia ingin disebut manusia yang selalu up to date terhadap zaman. Atau bahasa kerennya: manusia yang berjiwa liberal.

Ya, manusia liberal itu sebenarnya (baik disadari ataupun tidak) mereka menjadi agen kaum yang sangat membenci Islam. Atau bahkan kaum yang ingin menghancurkan Islam. Hanya saja mereka tidak mau memeranginya secara langsung dan frontal. Melainkan mereka memeranginya secara soft (lemah lembut tetapi menyakitkan).

Lihat saja ketika awal Indonesia berdiri, ternyata ada orang yang mengancam akan memisahkan dari NKRI bila tujuh kata dalam klausul UUD 45 tidak dihapus. Tetapi setelah dihapuspun ternyata di timur masih saja ada RMS. Hah?

melecehkan syariat Allah

Kemudian ketika ada wacana untuk mengembalikan klausul tujuh kata dikembalikan maka ada suara-suara sumbang yang mengatakan bahwa Indonesia bukan negara agama. Jadi tidak perlu lagi membawa-bawa agama ke dalam urusan agama. Nah!

Bahkan ada juga yang mengusulkan agar sebaiknya kaum muslimin Indonesia tidak disibukkan dengan urusan haji. Sebab biaya haji itu jika digunakan untuk ‘kebaikan’ di Indonesia juga akan memiliki kemanfaatan yang juga bagus. Na’udzubillah.

Tetapi apabila mereka (orang-orang yang nyleneh itu) ditanya apa agamanya? Maka dengan lantang mereka akan mengatakan bahwa dirinya muslim. kok bisa?

Ingatlah akan firman Allah Ta’ala:

وَإِذَا لَقُوْا الَّذِيْنَ آمَنُوْا قَالُوْا آمَنَّـا، وَإِذَا خَـلَوْا إِلَى شَـيَاطِيْنَـهِمْ قَالُوْا إِنَّـامَعَـكُـمْ إِنَّـمَا نَحْـنُ مُسْـتَهـزِءُوْنَ.

Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: “Kami telah beriman”. Dan apabila mereka kembali kepada setan-setan mereka, mereka mengatakan: “Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok”. Qs. Al Baqarah 14.

Apakah orang-orang seperti mereka tidak takut dengan balasan Allah yang telah berjanji dalam firman-Nya:

اللهُ يَسْـتَهْـزِئُ بِـهِمْ وَ يَمُـدُّهُـمْ فِى طُغْـيَانِهِـمْ يَعْـمَهُوْنَ.

Allah akan membalas olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang ambing dalam kesesatan mereka. Qs. Al Baqarah 15.

وَإِذَا تُـتْلَى عَـلَيْهِ آيَاتُـنا وَلَّى مُسْتَـكْبِرًا كَـأَّن لَّمْ يَسْـمَعْـهَا كَـأَنَّ فِى أَذَنَيْهِ وَقْـرًا، فَـبَشِّرْهُ بِـعَذَابٍ أَلِيْمٍ.

Dan apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami dia berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah dia belum mendengarnya, seakan-akan ada sumbatan di kedua telinganya; maka beri kabar gembiralah dia dengan adzab yang pedih. Qs. Lukman 7.

Maka berhentilah melecehkan syariat Allah.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button