Sendau Gurau Yang Terukur Bag.2

Sendau Gurau Yang Terukur Bag.2

Setelah mengetahui sedikit tentang bahayanya istihza’ (mengolok-olok/bercanda/sendau gurau) dalam masalah agama. Maka mulai harus hati-hati dan perlu ekstra kehati-hatian apabila hendak berucap. Sebab bisa jadi ucapannya akan masuk dalam katagori istihza’ (mnegolok-olok/bercanda/sebdau gurau) yang akan menyebabkan murka Allah Ta’ala kepada diri kita. Na’udzubillah.

Baik, sebelum masuk ke pembahasan lebih lanjut, alangkah baiknya bila merenungkan ayat Allah Ta’ala;

وَلَـئِنْ سَـأَلْـتَهُـمْ لَيَـقُوْلُـنَّ إِنَّـمَا كُـنَّ نَخُوْضُ وَنَـلْعَـبُ، قُلْ أَبِـاللهِ وَآيَاتِـهِ وَرَسُوْلِـهِ كُنْـتُمْ تَسْـتَهْزِءُوْنَ. لَا تَعْـتَذِرُوْا قَدْ كَـفَرْتُـمْ بَعْـدَ إِيْـمَانِـكُمْ، إِنْ نَعْـفُ عَنْ طَآئِـفِةٍ مِّنْكُـمْ نُعَـذِّبْ طَئِـفَةً بِـأَنَّـهُمْ كَانُوْا مُجْرِمِيْنَ.

Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanyalah bersendau gurau dan main-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah dan ayat-ayat-Nya dan rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?”. Tidak usah kamu meminta maaf, karena kamu telah kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan daripada kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengadzab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa. Qs. At Taubah 65-66.

Bisa dibayangkan bukan? Hanya karena bersendau gurau ternyata mengakibatkan kefatalan. Yakni kemurkaan Allah Ta’ala. Sehingga Allah langsung mengkafirkannya.

Sendau Gurau Yang Terukur Bag.2

Maaf, ini bukan perkara mudah mengkafirkan melainkan karena begitu mudahnya seseorang bersendau gurau dan sebenarnya hal itu bukan sekedar bersendau gurau. Akan tetapi sudah sampai pada taraf melecehkan.

Coba saja; kira-kira adakah yang dengan berani dan dengan penuh kesadaran, seseorang memparodikan lambang negara (Pancasila, misalnya).

Apa kira-kira yang terjadi pada orang yang memparodikan lambang negara tersebut (dalam hal ini Pancasila)?

Semua pasti sudah mempunyai jawaban bahwa orang yang dengan berani dan dalam kondisi sadar sesadar-sadarnya orang tersebut melakukan prodi pada lambang negara Indonesia (Pancasila). Maka orang tersebut pasti akan dipidanakan.

Walau orang tersebut mengatakan bahwa sebenarnya dirinya hanya sekedar bercanda. Tetapi apa jawaban dari para penegak hukum?

Pasti mereka akan mengatakan bahwa hukum tetaplah hukum. Dan hukum harus ditegakkan!

Oleh karena itu berhati-hatilah dalam bersendau gurau agar Allah tidak murka.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button