Sendau Gurau Yang Terukur Bag.17
5. Bisa membuat pelakunya keluar dari Islam.
Mendapatkan murka itu tentunya suatu hal yang tidak mengenakkan. Apalagi bila kemurkaan itu ditambah lagi dengan dibukakannya kedok dirinya yang sebenarnya. Wah suatu hal memalukan tetapi juga menyakitkan. Sebab aib yang seharusnya ditutup-tutupi malah justru dibuka selebar-lebarnya.
Dan yang membukanya itu bukan sembarang orang melainkan Allah, Rabb semesta alam.
Ya, begitulah ketika Allah Tala’a sudah murka atas perbuatan manusia yang suka istihza’. Allah benar-benar bukakan semua kedok yang berada dalam sanubarinya yang selama ini ditutup-tutupi oleh dirinya sendiri.
Lalu bagaimana dengan orang yang suka ber-istihza’ dalam (hukum) agama? Pasti Allah murkanya sangat luar biasa. Yaitu sampai pelakunya dikatakan telah keluar dari Islam.
Lalu seperti apakah bentuk istihza’ yang bisa membuat pelakunya bisa keluar dari agama Islam?
Di antaranya:
a. Berseloroh dengan ayat-ayat-Nya.
Setidaknya ada beberapa contoh yang acapkali terdengar ayat-ayat Allah diplesetkan. Harapannya tentu saja agar bisa mengundang tawa.
Atau menterjemahkan, atau mentafsirkan ayat-ayat Allah dengan tidak semestinya.
Untuk yang satu ini biasanya dipakai untuk kepentingan politik.
b. Berseloroh tentang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Seperti yang sudah dinukilkan di atas bahwa suatu saat ada beberapa orang yang berseloroh dengan mengajukan suatu pertanyaan kepada kawan lainnya. Yaitu pertanyaan; lebih mulia manakah antara dirinya dengan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.
Lalu orang tersebut smbil berseloroh (ini namanya istihza’) dia mengatakan bahwa dirinyalah yang mulia dibandingkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.
Atau ada juga yang sering terjadi di negeri-negeri Eropa, yakni membuat karikatur yang melecehkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Yaitu di karikatur itu digambarkan ada seekor ayam jantan dan dikelilingi oleh sembilan ekor ayam betina. Kemudian di bawah karikatur itu dikasih tulisan: MUHAMMAD DAN PARA ISTRINYA.
Sungguh ini bukan hanya istihza’ melainkan sudah masuk pada masalah pelecehan dan perghinaan terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.
Pada medio akhir tahun 80’an juga pernah ada sebuah novel berjudul AYAT-AYAT SETAN (versi bahasa Indonesia). Di sana diceritakan ada seorang pelacur bernama ‘Aisyah, dan seterusnya.
Ketika seluruh kaum muslimin marah dengan adanya karikatur dan novel tersebut ternyata mulai dari kantor keredaksian dan pemerintahannya justru membelanya. Dengan alasan negara demokrasi. Na’udzubillah!
c. Mempersamakan agama Islam dengan agama lain.
Ini juga sering terjadi pada dunia pendidikan terutama. Mereka berdalih dengan mengatas namakan persatuan, mereka mengatakan bahwa semua agama itu sama baiknya. Sebab semua agama itu juga mengajarkan semua hal yang berkaitan dengan kebaikan.
Sungguh ini juga suatu istihza’ yang bisa membuat pelakunya keluar dari Islam.
Oleh karena itu berhati-hatilah.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
