Sebab-sebab Ujub Bag.3

5. Kebodohan dan melupakan hakekat diri (lupa daratan).

Seseorang yang lupa akan hakekat penciptaan dirinya maka dia akan mudah terkena penyakit ujub. Dia tidak menyadari asal muasal penciptaannya. Iya. Yang dia ingat hanya dirinya yang seakan serba sempurna. Padahal apabila mau sebentar saja merenungkan akan hakekat dirinya di awal penciptaannya dan dari mana dirinya diciptakan, tentu dia tidak akan pernah muncul rasa ujub dalam dirinya.

Allah Ta’ala telah berfirman dalam Al Qur’an:

فَـلْيَـنْظُـرِ الْإِنْـسَـانُ مِـمَّـا خُـلِقَ. خُـلِقَ مِن مَّـآءٍ دَافِـقٍ. يَـخْرُجُ مِن بَـيْـنَ الصُّـلْبِ وَالتَّـرَآئِـبِ.

Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan? Dia diciptakan dari air yang terpancar, yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada. Qs. Ath Thaariq 5-7.

Subahhanallah! Allah Ta’ala sudah mengingatkan dengan cara agar manusia mau memperhatikan tentang awal mula manusia diciptakan hingga lahirnya seorang bayi merah yang sama sekali tidak memiliki kemampuan kecuali hanya menangis.

kebodohan dalam islam

Seandainya begitu lahir sang bayi itu dibiarkan beberapa jam saja tentu sudah tidak bernyawa lagi. Lalu kenapa sekarang ketika sudah dewasa dan memiliki hanya sekedarnya saja sudah merasa di atas segala-galanya alias ujub? Senang memandang remeh orang lain?

Kemudian Allah lanjutkan pada ayat berikutnya:

إِنَّـهُ عَـلَى وَجْـعِهِ لَـقَـادِرٌ. يَـوْمَ تُـبْـلَى السَّـرَائِـرُ. فَـمَـالَـهُ مِن قُـوَّةٍ وَلَا نَـاصَـرٍ.

Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah mati). Pada hari dinampakkan segala rahasia, maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatan pun dan tidak (pula) seorang penolong. Qs. Ath Thaariq 8-10. 

Jangankan dikembalikan hidup lagi, menulis salah satu angka saja sebanyak satu halaman penuh, dipastikan tidak bisa sama. Bagaimana masih mau ujub. 

Atau melihat tengkuknya sendiri saja tidak bisa kecuali harus melalui bantuan kaca cermin, bagaimana mau ujub? 

LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAAHI, (tidak ada daya dan kekuatan selain dari Allah Ta’ala).

6. Lengah terhadap akibat yang ditimbulkan dari sikap ujub. 

Seseorang yang tidak lalai dari akibat yang ditimbulkan dari sikap ujub akan berhati-hati dalam beramal. Akan tetapi sebaliknya jika seseorang lalai dari akibat ujub maka dia akan mudah terserang penyakit ini dan menganggap amalnya sudah sempurna.

Oleh karenanya hendaknya bagi orang yang masih senang dengan menyemai penyakit ujub hendaknya merenungkan firman Allah berikut ini:

وَقَـدِمْـنَـا إِلَى مَا عَـمِـلُوْا مِنْ عَـمَلٍ فَـجَـعَلْـنَـاهُ هَـبَـاءً مَنْـثُـوْرًا.

Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan. Qs. Al Furqaan 23.

Wallahu a’lau bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button