4. Kufur nikmat dan lupa akan karunia Allah.
Allah Ta’ala berfirman:
وَإِذْ تَـأَذَّنَ رَبُّـكُـمْ لَـئِنْ شَـكَرْتُـمْ لَأَزِيْـدَنَّـكُـمْ، وَلَـئِـن كَـفَرْتُـمْ إِنَّ عَـذَابِى لَـشَدِيْـدٌ.
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih”. Qs. Ibrahim 7.
Pada ayat yang lain Allah berfirman:
وَلَـقَدْ أَتَـيْنَـا لُـقْـمَـانَ الْحِـكْـمَةَ أَنِ اشْكُـرْ لِلَّهِ، وَمَن يَـشْـكُـرْ فَـإِنَّـمَـا يَـشْكُـرُ لِـنَفْـسِهِ، وَمَن كَـفَـرَ فَـإِنَّ اللهَ غَـنِيٌّ حَـمِيْـدٌ.
Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu, “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia berdyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”. Qs. Luqman 12.

Seharusnya bila memahami dua ayat di atas tidak akan mungkin ada orang-orang yang berlaku ujub. Atau setidaknya dirinya akan berfikir ulang ketika hendak melakukan perbuatan ujub.
Bagaimana mungkin seseorang bisa berbuat ujub ketika dirinya mendapatkan kenikmatan ari Allah Ta’ala sedangkan diri faham tentang dua ayat di atas. Yakni semua kenikmatan yang ada pada dirinya adalah berasal dari Allah Ta’ala. Semua hal yang didapatkannya itu karena atas kehendak Allah Ta’ala.
Masalah kesehatan? Merasa bahwa dirinya orang yang paling sehat dan terbebas dari segala penyakit? Sesungguhnya Rasulullah-lah manusia paling sehat di muka bumi. Tidak ada yang menandingi beliau.
Masalah keuangan? Bukankah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam adalah orang yang paling kaya raya? Bisa dibayangkan bukan, seusai perang Khaibar, beliau mendapatkan jatah ghanimah sebanyak satu setengah ton emas murni! Tetapi esok harinya sudah diinfakkan seluruhnya!
Masalah jabatan? Siapa yang bisa menandingi jabatan Rasulullah. Beliau bahkan mendapatkan tiga penawaran yang menggiurkan sekaligus; harta, tahta dan wanita. Tetapi kenyataannya beliau menolaknya mentah-mentah.
Masalah ketampanan? Bukan nabi Yusuf ‘alaihi salam adalah manusia yang tampan? Sehingga membuat banyak kaum hawa yang kesengsem dengan beliau?
Oleh karenanya dua ayat di atas menandaskan, “Barangsiapa yang bersyukur kepada Allah maka Allah akan menambahnya kenikmatan berikutnya”.
Jadi untuk apa lagi ujub? Toh ternyata masih ada langit di atas langit! Masih ada orang yang lebih dari diri ini.
Wallahu a’lau bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
