Salaf dan Ketakutan Mereka Terhadap Allah dan Cara Mendekatkan Dirinya Bag.6

Sungguh akhlak salafush shalih bukanlah sekedar hisapan jempol belaka, juga bukan sekedar dongeng pengantar tidur, melainkan dia benar-benar menjadi wujud nyata. Hal itu disebabkan mereka benar-benar telah menjadikan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sebagai suri tauladannya.

وَإِنَّـكَ لَـعَلَى خُـلُقٍ عَـظِيْـمٍ.

Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. Qs. Al Qalam 4.

Dalam sebuah hadits Aisyah radliyallahu ‘anhuma ditanya tentang apa akhlaknya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam? Beliau tanpa ragu menjawab bahwa akhlak beliau adalah Al Qur’an. Maknanya bahwa beliau adalah ‘bayangan Al Qur’an’ yang berjalan. 

Ya, beliau bisa menjadi teman yang baik bagi para sahabatnya, suami yang baik bagi para istrinya, ayah dan kakek yang baik anak dan cucunya, lawan yang baik dan disegani bagi para manusia yang memusuhinya. 

Akhlak Rosulullah Shalallahu'alaihi wasallam

Antara ucapan dan perbuatannya seiring, tidak timpang. Beliau sangat menghormati yang tua dan menyayangi yang kecil. Sebagaimana sabda beliau:

لَيْسَ مِـنَّـامَنْ لَمْ يَـرْحَـمْ صَغِيْـرَنَاوَيَـعْرِفْ شَرَفَ كَبِيْـرَنَـا.

“Tidak termasuk golongan kami, orang yang tidak mengasihi anak-anak kecil dan tidak pula menghormati para orang tua kami”.

Pada riwayat lain disebutkan, “Dan (tidak pula) mengetahui hak para orang tua kami”. Diriwayatkan Tirmidzi no. 1843.

Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhu memberitahukan bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Bukan termasuk dari golongan kami orang yang tidak menghormati yang lebih tua, dan tidak menyayangi yang lebih muda, serta orang yang tidak memerintah dengan kebaikan dan mencegah perbuatan mungkar”. Diriwayatkan Ahmad, Tirmidzi dan Ibnu Hibban dalam shahihnya. 

Sementara papda hadits lain lagi disebutkan, sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, “Bukanlah termasuk golongan kami, orang yang tidak menyayangi anak kecil dan tidak menghormati orang yang dituakan di antaara kami”. Riwayat Tirmidzi.

Sementara itu dari generasi penerus dari salafish shalih disebutkan, dari Kinanah bin Jablah As Salami berkata, Bakar bin Abdullah berkata, “Apabila kamu melihat orang yang lebih tua dari kamu hendaklah berkata (kepada dirimu sendiri), ‘Orang ini telah mendahuluiku dalam keimanan dan amal shalih. Maka dia lebih baik dariku’. 

Tetapi apabila kamu bertemu orang yang lebih muda darimu maka katakanlah (kepada dirimu sendiri), ‘Aku lebih dahulu darinya dalam hal melakukan dosa dan maksiat, maka dia jauh lebih baik dariku’.

Dan apabila kamu bertemu saudaramu yang memuliakanmu dan menghormatimu maka katakanlah, ‘Ini (karena) kwalitas kebajikan yang mereka miliki’. Dan apabila kamu melihat kamu melihat mereka kurang (memuliakanmu), maka katakanlah, ‘Ini (karena) dosa yang telah aku lakukan’. Terdapat pada kitab Shiffatush Shafwah 3/248.

Dengan begitu maka diri ini pasti tidak akan angkuh.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button