Salaf dan Jihad

Dewasa ini bila ada orang atau kelompok yang membicarakan masalah jihad pasti ada orang atau kelompok lain yang berasumsi bahwa orang atau kelompok tersebut adalah kelompok teroris. Namun tahukah bahwa para salafush shalih malahterbalik. Mereka tidak merasa risih bila membicarakan masalah jihad. Sebab jihad adalah salah satu bagian dari ajaran Islam.

Nah untuk lebih mengetahui tentang jihad setidaknya bisa menyimak berikut ini:

Pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 2/23 dan kitab-kitab lain disebutkan bahwa ketika ada perintah hijrah dari Makkah ke Madinah, maka kaum muslimin Makkah mempersiapkan diri untuk memenuhi seruan hijrah tersebut. Salah satunya adalah Suhaib Ar Rumi radliyallahu ‘anhu.

Setelah semuanya siap, berangkatlah Suhaib Ar Rumi menuju Madinah untuk mrngikuti jejak Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Namun ada yang sedikit berbeda dengan semua kelengkapan barang milik Suhaib Ar Rumi radliyallahu ‘anhu ini. Yakni beliau membawa semua harta kekayaannya. 

Akhlak Salaf

Dan ternyata para musyrikin waktu itu juga berbeda dalam memperlakukan antara muslimin lainnya dengan dirinya. Jika muslimin lainnya yang ketahuan hendak berangkat hijrah ke Madinah maka mereka cukup menangkapnya saja lalu memulangkan mereka ke rumahnya masing-masing atau malah justru disiksa seperti yang sudah-sudah.

Adapun musyrikin ketika menggagalkan hijrahnya Suhaib Ar Rumi radliyallahu ‘anhu maka mereka mengerahkan orang-orang ahli berperang. Sebab Suhaib Ar Rumi radliyallahu ’anhu adalah seorang ahli panah dan beliau saat itu memang membawa semua peralatan perangnya. Bahkan di sana dikatakan bahwa ketika musyrikin Quraisy itu mendekat maka beliau sudah dalam kondisi siap melesakkan anak panahnya ke tubuh lawan. Tentu hal ini membuat para musyrikin Quraisy yang mengejarkan jadi ketakutan.

Tetapi tidak lama kemudian terjadilah dialog antara Suhaib Ar Rumi dengan kepala musyrikin Quraisy. Dan isi dialog itu musyrikin Quraisy mengatakan bahwa dahulu ketika Suhaib Ar Rumi pertama kali datang ke Makkah dalam kondisi miskin. Maka jika Suhaib Ar Rumi radliyallahu ‘anhu hendak meninggalkan Makkah juga harus dalam kondisi tanpa harta.

Medengar penyataan itu Suhaib Ar Rumi tanpa berfikir panjang langsung menyerahkan semua harta yang dibawanya kepada mereka. Dan benar saja, setelah semua hartanya diambil oleh musyrikin Quraisy, Suhaib Ar Rumi radliyallahu ‘anhu bisa bebas pergi meninggalkan Makkah menuju Madinah.

Dan sebelum Suhaib Ar Rumi sampai Madinah, ayat Allah turun menerangkan tentang pujian Allah terhadap Suhaib Ar Rumi radliyallahu ‘anhu.

وَمِنَ النَّـاسِ مَن يَـشْرِى نَـفْـسَهُ ابْـتِـغَـآءَ مَرْضَاتِ اللهِ، وَاللهُ رَءُوْفٌ بِالْعِـبِـادِ.

Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya. Qs. Al Baqarah 207.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button