Salaf dan Fitnah Wanita Bag.6

Abbas Ad Dauri berkata, ‘Bahwa sebagian dari sahabat-sahabat kami berkata, “Bahwa Shofyan Ats Tsauri telah membuat syair yang inti dari syairnya itu ada dua bait baris:

تَـفْـنَى اللَّـذّاذَةُ مِـمَّـنْ نَـالَ صُـفُوْتَـهَـا

 مِنَ الْحَـرَامِ وَيَـبْـقَى الْوَزْرُ وَالْـعَـارُ.

تَـبْـقَـى عَـوَاقِـبُ سُوْءٍ فِى مَـغَـبَّـتَـهَـا

 لَا خَـيْـرَ فِـى لَـذَّةِ مِنْ بَـعْدِهَـا النَّـارُ.

Hilanglah kesenangan pada orang yang mencapai kesuciannya,

 Dari apa yang dilarang, yang tersisa hanyalah beban dan rasa malu.

Akibat kejahatannya di masa lalunya,

 Tidak ada kebaikan setelahnya di neraka. 

Terdapat pada kitab Raudhatul Muhibbiin Wa Tazhatul Musytaaqiin, karya Ibnul Qayyim, hal. 330.

Sebenarnya bait-bait dari Sofyan Ats Tsauri itu (setidaknya) dilhami dari surat Huud 79-83. Yaitu kisah nabi Luth ‘alaihi salam yang mendakwahkan risalah Allah namun ditolak oleh kebanyakan kaumnya.

Sofyan Ats Tsauri

Adapun fokus dakwah nabi Luth ‘alaihi salam kepada kaumnya adalah agar mereka (kaum laki-laki) mau mencintai kaum wanitanya, bukan malah sukanya kepada sesama jenis. Yang kemudian di belakang hari disebut sodomi. Sebab kaum dan wilayah dakwahnya nabi Luth bernama Sodom, atau disebut kaum Sodom. 

Artinya bahwa nabi Luth ‘alaihi salam ingin mengembalikan fitrah manusia, dari kaum lelaki yang menyukai kaum wanita, bukan seperti kaumnya yang hanya menyukai sesama jenis; yakni yang laki-laki suka dan melampiaskan syahwatnya dengan laki-laki, sedangkan yang perempuan melampiaskan syahwatnya yan dengan perempuan.

Namun karena mereka menolak maka ancaman yang diberitahukan kepada kaumnya benar-benar terjadi. 

Dan ketika ancaman itu benar-benar terjadi maka menyesallah mereka. Namun apa daya, penyesalan itu tidak ada gunanya.

فَـلَـمَّـا جَـآءَ أَمْرُنَـا جَعَـلْـنَـا عَـالِيَـهَـاسَـافِـلَـهَـا وَأَمْـطَرْنَـا عَـلَيْـهَـا حِجَـارَةً مِّن سِـجِّيْـلٍ مَّنضُـوْدٍ. مُسَـوَّمَـةً عِنْـدَ رَبِّـكَ، وَمَا هِـيَ مِنَ الظَّـالِأمِيْـنَ بِـبَـعِيْـدٍ.

Maka tatkala datang adzab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi. Yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang dhalim. Qs. Huud 82-83.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button