Salaf dan Fitnah Kekuasaan/Penguasa Bag.10

Dari Ahmad bin Jamil Al Marzawi, dia berkata, ‘Dikatakan kepada Abdullah bin Mubarak, Sesungguhnya Ismail bin Ulaiyah telah  menunjuk (seseorang untuk) sedekah. Maka Abdullah menulis surat kepadanya (berupa syair):

Wahai engkau yang mengusai ilmu,

Dia telah merampas harta orang-orang miskin.

Engkau telah menduduki dunia dan segenap kesenangannya,

 Dengan muslihat yang (telah) merampas dunia.

Sehingga engkau menjadi gila tentang hal setelah,

 Engkau adalah obat bagi orang-orang gila.

Menjadikan narasimu sedang dimulai,

 Dari Ibnu Aun dan Ibnu Sirin?

Di manakah narasi pepatahmu tentang,

 Perlunya (membuka) pintu-pintu para penguasa (sultan).

Jika engkau berkata, “Aku benci itu”, karena ini adalah bathil,

 Keledai pengetahuan tergelincir ke dalam lumpur.

Ketika Ismail bin Ulaiyah selesai membaca, beliau langsung menangis dan meminta maaf. Terdapat pada kitab Shiffatush Shafwah 4/140, dan kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 8/411, 412.

sedekah

Risalah secara tidak langsung masih ada ‘kelanjutan’nya dari rangkaian Abdullah bin Mubarak di atas. Yakni bila di atas mengatakan bahwa penguasa itu orang-orang zuhud. Nah kalau di sini penguasa adalah orang-orang yang mau menyerahkan sedekahnya kepada orang-orang miskin itu dengan tangannya sendiri, bukan lewat (menyuruh) orang lain.

Tujuannya agar dirinya mengetahui secara langsung bagaimana kehidupan orang-orang miskin itu. Sebab diri telah terjun langsung ke rumah-rumah mereka maka setidaknya ada gambaran tentang sulitnya mereka dalam menjalani kehidupan. Terutama untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari!

Namun di balik itu dirinya juga harus menjaga penampilannya agar tidak menimbulkan rasa iri pada diri mereka. Selain itu juga untuk mendidik dirinya agar selalu rendah hati dan tidak sombong. Sebab kekayaan yang tangan itu hanyalah sementara sedangkan yang diberikan kepada fakir miskin itulah hartanya yang abadi kelak. 

Sungguh kebanyakan dari mereka, apabila mereka didatangi seorang muhsinin, lisan mereka –biasanya- tidak henti-henti mengucapkan syukur kepada dan mendoakan pada orang-orang yang mendonasikan hartanya kepada mereka.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button