Abdul Karim Al Jazari meriwayatkan dari Abu Ubaidah bin Muhammad bin Ammar bin Yasir, dia berkata, ‘Orang-orang musyrik menangkap Ammar. Mereka menyiksanya hingga Ammar bin Yasir (dipaksa mencela) Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Dan Yasir menyebut nama-nama Tuhan-Tuhan mereka secara jelas dan baik.
Tatkala berjumpa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, beliau bertanya, “Bagaimana bentuk penyiksaannya terhadapmu?”.
Ammar bin Yasir menjawab, “Sangat buruk, wahai Rasulullah. Demi Allah! Mereka tidak meninggalkanku hingga aku (dipaksa) mencelamu dan menyuruh mmuji-muji Tuhan Tuhan mereka”.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bertanya, “Bagaimana hatiku (ketika mengucapkan hal itu)?”.
Ammar bin Yasir mnjawab, “Hatiku masih tetap istiqamah dalam keimanan”.

Rasulallah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Seandainya mereka menyuruhmu berbuat seperti itu lagi maka lakukanlah”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 1/411.
Sejarah telah menorehkan bahwa penyiksaan musyrikin Quraisy terhadap kaum muslimin yang lemah, begitu sangat biadab. Terlebih dari kalangan budak. Dan itu terlihat dari sikap mereka terhadap keluarga Yasir radliyallahu ‘anhum. Hingga Yasir dan istrinya, Sumayyah, harus meregang nyawa disebabkan kerasnya siksaan yang diterima mereka berdua.
Sedangkan Ammar, anaknya Yasir dan Sumayyah, juga begitu. Hanya saja mereka memiliki misi yang terselubung, yakni ingin memurtadkan (mngembalikan) Ammar kepada agama nenek moyangnya.
Nah karena kerasnya siksaan yang diterimanya, akhirnya Ammar pun memenuhi permintaan mereka. Yakni mencela Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dan memuji-muji Tuhan-Tuhan mereka.
Bila memang demikian ternyata tidak berdosa. Hal itu disebabkan begitu kerasnya siksaan dari mereka. Sebagaimana firman Allah Ta’ala
Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekufuran, maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya adzab yang besar. Qs. An Nahl 106.
Oleh karena perlu direnungkan ayat di bawah ini;
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar. Qs. Ali Imran 142.
Dan ssungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. Qs. Al ‘Ankabuut 3.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
