Hambal berkata, “Aku telah mendatangi Abu Abdullah dan Ibnu Ma’in yang saat itu berada di sisi Affan seusai memanggil Ishak bin Ibrahim yang sedang terkena musibah (kemalangan). Adapun penduduk setempat yang pertama kali terkena musibah adalah Affan. Maka keesokan harinya Yahya bertanya kepada Affan.
Sementara itu pada saat yang sama Abu Abdullah hadir di situ dan kami bersamanya. Lalu Abu Abdullah berkata, “Ceritakanlah kepada kami apa yang Ishak bin Ibrahim katakan kepadamu!”.
Affan berkata, “Wahai Abu Zakaria! Aku tidak menghitamkan wajahmu atau wajah sahabatmu. sesungguhnya aku tidak memintanya (untuk datang)”.
Abu Abdullah kembali bertanya, “Lalu bagaimana yang terjadi?”.

Affan berkata, “Dia memangilku lalu dia membacakan sebuah kitab kepadaku yang ditulis oleh Al Makmun dari Jazirah (Arab); isi bukunya adalah, Ujilah Affan dan ajaklah dia untuk mengatakan (bahwa) Al Qur’an itu begini dan begini. Bila dia mengatakan seperti itu maka tegaskanlah urusannya. Bila dia tidak menanggapinya apa yang aku tulis kepadamu maka hentikanlah dia dari apa yang dilakukan Al Makmun –Al Makmun biasa memberi Affan uang sebesar lima ratus dirham setiap bulannya-“.
Ketika dia membacakan surat itu kepadaku, Ishak berkata, “Apa yang kamu katakan?”.
Maka aku membacakan kepadanya:
قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ. اللهُ الصَّمَدُ. لَـمْ يَـلِدْ وَلَـمْ يُـوْلَدُ. وَلَـمْ يَـكُن لَّـهُ كُـفُوًا أَحَدُ.
Katakanlah, “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia. Qs. Al Ikhlash 1-4.
Saya tanyakan, “Apakah ini makhluk?”.
Dia berkata, “Wahai syaikh, sesungguhnya amirul mukminin berkata, ‘Jika engkau tidak memenuhi perintahnya maka apapun yang terjadi pada dirimu dia pasti akan melenyapkan dirimu”.
Lalu aku bacakan ayat:
وَفِى السَّـمَاءِ رِزْقُـكُـمْ وَمَا تُـوْعَـدُوْنَ.
Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu. Qs. Adz Dzaariyaat 22.
Maka aku terdiam lalu aku pergi. Sementara itu Abu Abdullah, Yahya dan yang hadirpun merasa senang dengan hal itu”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 10/244.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
