Imam Ahmad bin Hambal berkata, ‘Abu Abdullah berkata, ‘Aku belum pernah melihat seorang pemuda seperti Muhammad bin Nuh, yang ilmunya tinggi seperti dia. Dia selalu melakukan perintah-perintah Allah. Aku berharap semoga dia bisa istiqamah hingga husnul khatimah.
Suatu dia berkata kepadaku, “Wahai Abu Abdillah! (Ingatlah kepada) Allah. (Ingatlah kepada) Allah. Engkau tidak seperti diriku. Engkau adalah manusia yang patut diteladani. Orang-orang telah memanjangkan lehernya (maksudnya menaruh harapan. Pen) kepadamu disebabkan pendirianmu. Maka bertakwalah kepada Allah dan teguhlah dalam menegakkan semua urusan/perkara (perintah) Allah atau yang semacamnya”.
Tidak lama kemudian Muhammad bin Nuh meninggal dunia dan aku menshalatkannya. Dia dimakamkan di daerah (yang bernama) ‘Anah. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 11/242.
Tidak bisa dibayangkan. Seorang imam besar sekelas imam Ahmad bin Hambal sangat terkagum-kagum dengan seorang pemuda saat itu di zamannya. Padahal saat itu (apalagi sekarang) banyak pemuda yang menyibukkan diri pada urusan-uruan keduniaan. Namun Muhammad bin Nuh ini justru sangat konsen terhadap urusan agama dan bahkan siap mengawal agama ini yang kondisinya sedang diguncang dengan fitnah keji. Yakni fitnah khaqul Qur’an.

Muhammad bin Nuh juga rela dipenjara bersama imam Ahmad bin Hambal dalam kasus yang sama. Tidak hanya itu, bahkan Muhammad bin Nuh pun mampu memberikan support kepada imam Ahmad bin Hambal.
Hal itu mirip dengan para pemuda Kahfi yang Allah abadikan dalam Al Qur’an. Yaitu para pemuda yang tetap teguh pendirian dalam memegang Al Haq.
(Ingatlah) tatkala pemuda-pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, “Wahai Tuhan kami! Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)”. Qs. Al Kahfi 10.
Begitulah, begitu orang beriman itu tetap teguh dengan pendiriannya, maka Allah pasti akan menambahkan keteguhan dan keimanan. Sebagaimana pada ayat berikutnya.
Kami ceritakan kisah mereka kepadamu (Muhammad) dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk; dan Kami telah meneguhkan hati mereka di waktu mereka berdiri lalu mereka berkata, “Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran”. Qs. Al Kahfi 13-14.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
