Dari Ats Tsauri, dari Al Harits Al Azdi, dia berkata, Ibnul Hanafiyah berkata, “Semoga Allah merahmati orang yang memperkaya dirinya, menahan tangannya, menahan lidahnya dan duduk (manis) di kursi rumahnya. Dia mendapatkan apa yang dia harapkan, dan dia bersama orang-orang yang dicintainya. Ketahuilah bahwa tindakan Bani Umayyah terhadap mereka lebih cepat dibandingkan pedang kaum muslimin. Ketahuilah bahwa sesungguhnya para ahlul Haq memiliki keadaan yang Allah datangkan jika Allah menghendakinya. Maka barangsiapa yang menyadari hal itu maka dia akan mendapatkan bagian kita yang paling tinggi. Dan barangsiapa yang meninggal, maka apa yang di sisi Allah lebih baik dan kekal”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 4/123.
Sungguh dalam sekali Ibnul Hanafiyah dalam berucap. Sebab ini adalah bagi setiap muslim untuk menghindarkan diri dari polemik perselisihan yang sedang terjadi saat itu (antara Ali bin Abi Thalib dengan Mu’awiyah radliyallahu ‘anhuma). Dan sebenarnya pada saat itu uzlah adalah pilihan tepat.
Ya, sebab uzlah itu adalah upaya seseorang untuk menghindarkan diri dari polemik/perselisihan yang sedang terjadi di antara kaum muslilmin. Kecuali bila dirinya sanggup untuk mendamaikan kedua kubu yang sedang berseteru.

Uzlah; memang tidak dijelaskan secara detail dalam Al Qur’an tetapi secara tersirat dari isyarat yang ditunjukkan oleh beberapa ayat Al Qur’an. Seperti yang terdapat pada surat Al Kahfi ayat 16.
وَإِذِاعْـتَـزَلْـتُـمُوْهُـمْ وَمَا يَـعْبُـدُوِنَ إِلَّا اللهَ فَـأْوُوْأ إِلَى الْكَـهْـفِ يَـنْـشُـرْ لَـكُـمْ رَبُّـكُـم مِّن رَّحْـمَـتِـهِ وَيُـهَـيِّءْ لَـكُـم مِّنْ أَمْرِكُـم مِّرْفَـقًـا.
Dan apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka carilah tempat berlindung ke dalam gua itu niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusan kamu. Qs. Al Kahfi 16.
Namun begitu syaikh Salman Al Audah dalam kitabnya yang membahas tentang Uzlah menyebutkan bahwa uzlah itu dilakukan ketika zaman dan keadaan sudah tidak memungkinkan. Seperti yang dialami oleh para pemuda yang dipaksa untuk mengikuti ajaran agamanya sang raja. Maka tiada jalan lain kecuali mereka uzlah, menghindar dari kehidupan keumumannya manusia saat itu dan demi menjaga keimanannya mereka sendiri.
Namun begitu uzlah juga sempat ditanyakan oleh salah seorang sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Sebagaimana yang diriwayatkan Abu Sa’id Al Khudri, dikisahkan bahwa ada seorang laki-laki mendatangi Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam danbertanya, “Wahai Rasulullah! Siapakah manusia yang paling utama?”.
Beliau menjawab, “Orang yang berjihad di jalan Allah dengan jiwa dan hartanya”.
Dia bertanya lagi, “Kemudian siapa lagi, wahai Rasulullah?”.
Beliau menjawab, “Seorang mukmin yang berada (uzlah) di salah satu lembah pegunungan, dia bertakwa kepada Allah dan meninggalkan manusia (agar selamat) dari keburukan dirinya”. Diriwayatkan AN Nasaa’i.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
