Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal Jamaah Bag.64
Kesimpulan dan renungan (berkaitan dengan pembahasan).
B. Pemikiran yang dibangun di medan dakwah dan (pembangunan) aqidah. (lanjutan).
3. Suka mengkultuskan seseorang.
Ini adalah kebiasaan buruk yang sering terjadi pada diri kaum muslimin. Padahal setiap manusia pasti memiliki kelemahan dan kekurangan. Ya, di balik kelebihan pasti memililki kekurangan. Kecuali Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam yang telah Allah Ta’ala ma’shumkan –sehingga beliau tidak pernah salah- dan generasi awal Islam, sebagaimana yang telah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam kabarkan tentang sebaik-baik generasi. Yang tentunya dengan kabar dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam ini membuat di antara mereka saling melengkapi kekurangan dari masing-masing mereka.
Sedangkan mengagung-agungkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam secara berlebihan saja dilarang dalam agama. Sebab ditakutkan akan bisa berubah menjadi pengkultusan. Sedangkan pengkultusan itu sendiri biasanya nanti akan terus ‘digosok’ oleh setan sehingga akan meningkat di atasnya kultus. Yakni pemujaan. Na’udzubillah.

Bukankah nabi Isa ‘alaihi salam awalnya juga dikultuskan oleh orang-orang yang mencintai beliau?
Nah setelah dikultuskan akhirnya berkembang menjadi pemujaan. Dan setelah pemujaan lalu berkembang kembali menjadi penuhanan (men-Tuhan-kan) terhadap diri nabi Isa ‘alaihi salam. Padahal nabi Isa sendiri tidak pernah memerintahkan kaumnya agar kelak mereka mengkultuskan dirinya. Bahkan Allah pun telah melarang mengkultuskan pada orang lain. Sebab efek domino dari mengkultuskan itu amat sangat berbahaya sekali.
يَـآ أَهْـلَ الْكِـتَابِ لَا تَـغْلُوْا فِى دِيْـنِكُـمْ وَلَا تَـقُوْلُوْا عَلَى اللهِ إِلّا الْحَـقَّ، إِنَّـمَا الْمَسِـيْحُ عِيْـسَ ابْـنُ مَرْيَـمَ رَسُوْلُ اللهِ وَكَـلِمَتُـهُ أَلْـقَىْـهَـا إِلَى مَرْيَـمَ وَرُوْحٌ مِّنْـهُ، فَـأَمِنُوْا بِاللهِ وَرَسُوْلِهِ وَلَا تَـقُوْلُوْا ثَلَاثَـةٌ، انْـتَهُوْا خَيْـرًا لَكُـمْ، إِنَّـمَا اللهُ إِلَـهٌ وَّاحِدٌ سُبْـحَانَـهُأَنْ يَـكُوْنَ لَـهُ وَلَـدٌ لَـهُ مَا فِى السَّمَاوَاتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ، وَكَـفَى بَاللهِ وَكِـيْلًا.
Wahai Ahli Kitab, janagnlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) ruh dari-Nya. maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan yang ada di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai pemelihara. Qs. An Nisaa’ 171.
Ayat di atas setidaknya telah mengingatkan tentang bahayanya terhadap pengkultusan. Maka berhati-hatilah.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
