Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal Jamaah Bag.59
Kesimpulan dan renungan (berkaitan dengan pembahasan).
2. Kurang perhatian terhadap ilmu-ilmu syar’i.
Sebenarnya ini adalah musibah besar bagi organisasi-organisasi Islam yang sama sekali tidak pernah mengindahkan masalah ilmu-ilmu syar’i bagi para kadernya. Bagaimana bisa, sebuah organisasi Islam tetapi tidak pernah perhatian terhadap ilmu-ilmu syar’i. Ini amat sangat lucu sekali.
Apakah mereka tidak pernah berfikir bahwa Islam ini adalah sebuah agama. Sedangkan agama (Islam) itu sendiri memiliki ilmu-ilmu yang memiliki ciri-ciri khusus yang tentunya tidak ada pada agama lain.
Tetapi justru saat ini banyak dari organisasi-organisasi Islam yang lebih fokus pada hal-hal yang bersifat ilmu-ilmu eksak (keduniaan). Seperti; politik, ekonomi, budaya, sosial dan lain sebagainya. Sehingga tidak sedikit ditemukan di lapangan tentang para kader yang kadang-kadang agak nyleneh ketika berbicara masalah keagamaan (baca: ilmu-ilmu syar’i).

Bahkan yang lebih parah lagi hari ini adalah banyaknya sekolah-sekolah ke-Islam-an yang bertumbangan disebabkan sepi peminat. Ditambah lagi dengan sistem pendidikannya yang (dianggap) jadul (jaman dulu).
Jika hal ini terus dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan sekian tahun ke depan, generasi Islam akan bingung dengan ke-Islam-annya sendiri. Mereka (para generasi muda Islam) sama sekali tidak mengetahui Islam secara sempurna. Yang mereka tahu Islam itu ya campur aduk. Na’udzubillah!
Padahal jauh-jauh hari Allah ta’ala telah berfirman:
وَمَـا كَانَ الْمُؤْمِنُوْنَ لِيَـنْفِـرُوْا كَـافَّـةً، فَلَوْلَا نَـفَرَ مِنْ فِرْقَـةٍ مِنْـهُمْ طَائِـفَةٌ لِّـيَـتَـفَـقَّهُوْا فِى الدِّيْنِ وَلِـيُـنْذِرُوْا قَوْمَـهُمْ إِذَا رَجَـعُوْا إِلَيْـهِمْ لَـعَـلَّـهُمْ يَـحْذَرُوْنَ.
Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka dapat menjaga dirinya. Qs. At Taubah 122.
Ya, perang yang menjadi simbol syariat Islam saja Allah mengaturnya. Yaitu agar umat Islam tidak semuanya berangkat berperang melainkan harus ada yang ditugaskan untuk tetap tinggal. Tetapi dengan syarat; mereka harus belajar keagamaan.
Tujuannya agar ketika para mujahidin pulang ke kampung halamannya maka merekalah yang bertugas memberi peringatan tentang Islam. Dan mereka pulalah yang mengajarkan Islam kelak kepada para mujahidin yang telah pulang ke kampung halamannya.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
