Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal Jamaah Bag.52

Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal Jamaah Bag.52

Hal-hal krusial yang sering terlihat berbeda antara ahlu sunnah dengan Asy’ariyah. (lanjutan ke-3).

3. Kerancuan Asy’ariyah dalam memahami tauhid.

Ini adalah hal yang sangat membedakan antara Asy’ariyah dan ahlu sunnah. Yaitu kerancuannya (Asy’ariyah) dalam memahami tauhid. Terutama pada pemahaman tauhid rububiyah dan kacaunya dalam dalam hal tauhid uluhiyah dalam perkara beribadah kepada Allah.

Padahal para rasul sudah menyampaikan kepada para umatnya agar hanya beribadah kepada Allah saja.

وَمَا أَرْسَلْـنَـا مِنْ قَـبْلِـكَ مِنْ رَّسُوْلٍ إِلَّا نُوْحِى إلَيْـهِ أَنَّـهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَافَـاعْبُـدُوْنِ.

Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepada mereka: “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang Haq) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku”. Qs. Al Anbiyaa’ 25.

وَمَا خَـلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإنْـسَ إِلَّا لِـيَعْـبُدُوْنِ.

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. Qs. Adz Dzaariyat 56.

Aqidah Tauhid Dan Kapan Terjadi Perpecahannya Bag.3

Dari ayat pertama di atas sudah jelas bahwa diutusnya para rasul itu memang disengaja agar mereka mengajak umatnya untuk merubah peribadatan mereka dari beribadah kepada sesama manusia ataupun jin atau makhluk Allah lainnya menuju kepada peribadatan hanya kepada Allah saja.

Sedangkan ayat kedua menyebutkan bahwa tujuan utama Allah menciptakan jin dan manusia tiada lain hanyalah agar mereka menyembah Allah saja, tidak kepada yang lain atau bersama yang lain.

Tetapi kelompok Asy’ariyah beranggapan bahwa pada tiap tempat itu ada yang mengatur, memelihara dan yang menguasai. Sehingga sering kelompok ini melakukan suatu ritual atau peribadatan diperuntukkan dua sekaligus; Allah dan yang mengatur, memelihara dan yang menguasai (suatu) tempat (tersebut).

Atau beralasa bahwa; seseorang sembuh dari penyakitnya karena dia telah melakukan suatu ritual begini dan begitu. Seseorang bisa kaya karena telah melakukan begini dan begitu. Atau suatu tempat bisa aman karena telah dilakukan begini dan begitu.

Padahal kesemuanya itu Allah-lah yang mengatur, memelihara dan yang menguasai. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

إِنَّ فِى خَلْقِ السَّمَـاوَاتِ وَالْأَرْضِ اخْـتِلَافِ اللَّيْـلِ وَالنَّهَـارِ وَالْفُـلْكِ الَّتِى تَجْـرِى فِى الْبَـحْرِ بِمَا يَنْـفَـعُ النَّـاسَ وَمَا أَنْـزَلَ اللهُ مِنَ السَّمَـاءِ مِنْ مَّاءٍ فَـأَحْيَابِهِ الْأَرْضَ بَعْـدَ مَوْتِـهَا وَبَـثَّ فِيْـهَا مِنْ كُـلِّ دَابَّـةٍ وَتَصْرِيْتفِ الرِّيَاحِ وَالسَّـحَابِ الْمُسَـخَّرِ بَيْـنَ السَّمَـاءِ وَالْأَرْضِ لآيَـاتٍ لِّقَوْمٍ يَعْـقِلُوْنَ.

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya siang dan malam, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi: Sungguh (terdapat) tanda-tanda (ke-Esa-an dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. Qs. Al Baqarah 164.

Jadi bukan siapa-siapa yang mengatur, memelihara dan yang menguasai kecuali Allah.

Dengan begitu tidak perlu lagi membuat persembahan ataupun sesembahan kepada selain Allah ataupun menduakan-Nya. Cukup hanya kepada Allah sajalah manusia dan jin itu beribadah, bukan kepada yang lain.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button