Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal Jamaah Bag.46

Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal Jamaah Bag.46

Contoh-contoh terkini yang berseberangan dengan aqidah ahlu sunnah.

  • Ketika dakwahnya bertentangan dengan ahlu sunnah.

Ini adalah fenomena. Bagaimana tidak? Ada seseorang/kelompok yang dalam dakwahnya selalu mengatas namakan ahlu sunnah tetapi kenyataannya berseberangan dengan prinsip-prinsip ahlu sunnah. Yaitu selalu mengajak berpecah (hidup menyendiri) dari kelompok kaum muslimin lainnya. Yang notabenenya bahwa kaum muslimin yang ada di sekitarnya secara umum mereka adalah ahlul kiblat.

Padahal sudah jelas prinsipnya, apa lagi bila melihat dari segi namanya; ahlu sunnah wal jama’ah.

Yaitu sekelompok yang suka melakukan/melestarikan sunnah-sunnah (Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam). Makanya disebut dengan kelompok ahlu sunnah. Sedangkan WAL JAMA’AH, adalah yang suka berjama’ah. Baik jama’ah dalam shalat ataupun di luar shalat.

Sunnah-sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam selain sunnah dari beliau sendiri ya sunnahnya para khulafa’ur rasyidin. Sebagaimana sabda beliau:

فَعَـلَيْكُـمْ بِسُـنَّـتِي وَسُـنَّةِ الْخُـلَفَـاءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْـدِيِّـيْنَ، عَضُّوُا عَلَيْـهَا بِالنَّوَاجِذِ، وَإِيَّـاكُمْ وَمُـحْدَثَـاتِ الْأُمُوْرِ، فَإِنَّ كُـلَّ بِدْعَـةٍ ضَلَالَـةٌ.

Maka wajib atas kalian untuk berpegang teguh pada sunnahku dan sunnah para khulafa-ur rasyidin yan mendapat petunjuk. Gigitlah sunnah tersebut (walau) dengan geraham kalian, dan hati-hatilah kalian dari perkara yang diada-adakan, karena setiap bid’ah adalah sesat. Diriwayatkan Abu Daud (4607), Tirmidzi (2676), Ibnu Majah (42, 43, 44), Ahmad (4/126), Ad Darami (95), Ath Thabrani dalam Al Kabir (263).

Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal Jamaah Bag.46

Selain itu mereka juga suka berjama’ah. Baik berjama’ah di waktu shalat maupun berjama’ah dalam kehidupan sehari-harinya. sebagaimana sabda Rasulullah shalallahuu ‘alaihi wa salam:

عَلَـيْكُمْ بِالْجَـمَاعَـةِ، وَإِيَّـاكُـمْ وَالْـفُرْقَـةَ، فَـإِنَّ الشَّـيْطَانَ مَعَ الْوَاجِدِ.

“Wahai manusia, hendaklah kalian berjama’ah dan hindarilah bercerai berai”. Diriwayatkan Ahmad. Lihat; Jami’ Ushul fii Ahaadiitsir Raduul 6/669.

Belum lagi firman Allah dalam ayat-Nya;

وَاعْـتَصِمُوْا بِحَـبْلِ اللهِ جَمِـيْعًا وَلَا تَـفَرَّقُوْا، وَاذْكُـرُوْا نِعْـمَتَ اللهِ عَـلَـيْكُـمْ إِذْ كُنْـتُـمْ أَعْدَآءً فَـأَلَّفَ بَيْـنَ قُلُوْبِكُـمْ فَـأَصْبَـحْتُمْ بِـنِعْمَـتِـهِ إِخْوَانًـا وَكُنْـتُمْ عَـلَى شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّـارِ فَـأَنْـقَذَكُـمْ مِنْهَـا، كَذَلِكَ يُبَـيِّـنُ اللهُ لَكُـمْ آيَـاتِهِ لَعَـلَّكُمْ تَهْـتَدُوْنَ.

Dan berpegang teguhlah kamu semua pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang saudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. Qs. Ali Imran 103.

Jadi kalau hanya karena berbeda dalam furu’iyah (cabang) saja sudah mengajak berpecah, lalu di mana letak ahlu sunnah wal jama’ahnya? Bukankah dalam berumah tangga saja terkadang terjadi gesekan tetapi banyak orang yang melewatinya hingga akhir hayat mereka? Karena mereka mau saling memaafkan dan menerima kekurangan pasangan hidupnya.

Nah seandainya mau menerapkan cara hidup berkeluarga ini ke dalam jama’ah kaum muslimin maka tentunya perpecahan itu akan terhindarkan.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button