Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal Jamaah Bag.4
Kelima: Larangan merubah istilah/lafadz dari Al Qur’an dan As Sunnah.
Sungguh hari ini ada beberapa istilah atau lafadz-lafadz dari Al Qur’an maupun As Sunnah sudah jarang digunakan atau diganti dengan nama atau bahasa lain selain dari Al Qur’an maupun As Sunnah.
Kalau di Indonesia ya berarti diganti dengan bahasa Indonesia.
Sebenarnya ada banyak istilah dalam bahasa Al Qur’an dan As Sunnah yang sudah di-Indonesia-kan. Sehingga telah merubah makna dari yang sebenarnya. Walaupun ada juga ada dalam bahasa Al Qur’an yang diganti dengan bahasa Indonesia tetapi tidak begitu signifikan perubahan maknanya. Di antaranya adalah seperti mani diganti dengan sperma dan haid dengan menstruasi.
Tetapi walaupun secara makna tidak begitu banyak perubahannya namun ‘rasa bangga’ menggunakan bahasa Al Qur’an secara tidak langsung telah terkikis pada diri seorang muslim yang mengucapkannya. Bukankah Allah telah mengajak agar pede apabila dirinya benar-benar seorang muslim?

قُـلْ يَـاأَهْـلَ الْكِـتَـابِ تَعَـالَوْا إِلَو كَـلِمَـةٍ سَوَاءٍ بَيْـنَـنَـا وَبَـيْنـكُـمْ أَلَّا نَـعْبُـدَ إِلَّا اللهَ وَلَا نُـشْرِكَ بِهِ شّـيْئًـاوَلَا يَـتّـخِذَ بَـعْضُـنَا بَـعْضًا أَرْبَـابًـا مِنْ دُوْنِ اللهِ، فَـإِنْ تَوَلَّوْا فَـقُوْلُوْا اشْـهَـدُوا بِـأَنَّ مُسْـلِمُوْنَ.
Katakanlah: “Wahai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kalian, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah bahwa kami adalah orng-orang yang berserah diri kepada Allah”. Qs. Ali Imran 64.
Adapun bahasa Al Qur’an dan As Sunnah yang di-Indonesia-kan dan sebenarnya berpengaruh pada makna, di antaranya adalah; munafik, kafir, dhalim dan sahabat.
Bukankah hari ini sering sekali orang menyebut kepada orang yang berdusta dengan sebutan munafik? Padahal sebenarnya yang dimaksud munafik dalam Al Qur’an adalah orang yang pura-pura masuk Islam karena sakit hati. Lalu dia ingin merusak dan menghancurkan Islam dari dalam.
Kalimat kafir juga saat ini sedang digencarkan agar dirubah. Alasannya agar tidak disebut sebagai intoleran atau tidak radikal. Maka sebutan kafir dirubah menjadi non muslim.
Jelas ini adalah pembelokan yang disengaja. Dan ini bisa berpengaruh pada status keimanannya. Bukankah dalam hadits disebutkan bahwa Rasulullah shalallahu ’alaihi wa salam mengatakan bahwa barangsiapa yang tidak mengkafirkan orang kafir maka dia kafir? Nah!
Kata sahabat juga sama. Hanya karena memiliki teman yang sangat dekat lagi akrab maka disebutnya sahabat. Padahal sahabat yang dimaksud oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam adalah orang-orang yang masuk Islam dan mereka pernah bertemu dengan Rasulullah dan meninggalnya dalam posisi Islam. Dan mereka (para sahabat Rasulullah itu) sudah jelas dijamin masuk surga.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

