Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal jamaah Bag.39
Hukum yang berlaku bagi kaum muslimin dan hak-haknya.
JAMA’AH-JAMA’AH/KELOMPOK YANG MENISBATKAN DIRI KEPADA AHLU SUNNAH DEWASA INI. (lanjutan 2).
Setelah mengetahui dan menyadari bahwa ternyata generasi terbaik adalah tiga generasi di awal Islam datang, maka sudah seharusnya bagi setiap kelompok/jama’ah yang tadinya mengatakan bahwa hanya kelompok/jama’ahnya yang paling ahlu sunnah segera mawas diri. Kemudian baru melakukan evaluasi diri dan (kemudian) membuat terobosan untuk seraya mengatakan bahwa kelompok/jama’ahnya berusaha untuk selalu mengikuti tiga generasi awal.
Nah setelah menyadari hal tersebut, maka ada yang harus dilakukan langkah-langkah untuk menuju ke arah itu;
a. Bagi para anggota kelompok/jama’ah ini –terutama para da’inya- hendaknya kembali mempelajari tentang ahlu sunnah. Baik aqidahnya maupun akhlaknya. Setelah mengetahui tentang aqidah dan akhlak ahlu sunnah, maka berikutnya yang harus dilakukan adalah agar mempelajari faham sesat lainnya. Seperti Khawarij, Syi’ah, Jahmiyah, Mu’tazilah dan lain sebagainya.

Tujuannya agar –terutama da’inya- mengetahui betul tentang ahlu sunnah dan kelompok sesat lain. Seagaimana ucapannya Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu bahwa seseorang tidak akan mengerti sebuah Al Haq kecuali dia mengetahui Al Batil.
b. Setelah mengetahui tentang ahlu sunnah secara detail dan juga kelompok/jama’ah sesat maka harus segera berbenah. Kemudian secara pelan-pelan harus mendakwahkannya kepada masyarakat Islam tentang ahlu sunnah dan perbedaan dari kelompok-kelompok/jama’ah sesat lain.
Tujuannya agar semua umat manusia mengetahui tentang ahlu sunnah dan firqah sesat lainnya.
c. Dimulai dari diri –para da’i dan kelompoknya- mengajak umat untuk mengamalkan aqidah ahlu sunnah. Memahami pemikirannya –ahlu sunnah-, buku-buku apa saja yang harus dibaca dan yang dilarang –karena bisa membawa efek negatif bagi sebuah aqidah (dan amalnya, tentunya)-.
d. Bagi para da’i di kelompok/jama’ah (ini) wajib mnegikuti pemahaman dan manhaj (metode) ahlu sunnah dalam menegakkan amar ma’ruf dan nahi mungkar, memberikan nasehat (motivasi) pada umat. Tujuannya agar pemahaman ahlu sunnah benar-benar bisa membumi.
e. Bagi para pengikut ahlu sunnah hendaknya membangun perwalian kepada para pegiat dan penguat ahlu sunnah itu sendiri. Seperti Imam Ahmad; yang telah berani menanggung resiko berupa dipenjara karena berseberangan dengan penguasa karena fitnah khalqul Qur’an.
Dan biasanya hal seperti ini akan terus selalu ada fitnah-fitnah seperti ini sepanjang masa. Walaupun fitnah mungkin berbeda.
Bila kelima ini tidak diperhatikan atau bahkan diremehkan maka bisa jadi kata-kata kolompok/jama’ah ahlu sunnah yang sering didengung-dengungkan di tengah masyarakat itu hanya sekedar slogan saja yang bertujuan untuk menarik simpati umat.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
