Perjalanan Menjemput Ajal Bag.78
Su’ul kahtimah (akhir yang buruk).
4. Bunuh diri.
Setiap orang pasti suatu saat akan mengalami ‘mentok’ berfikir. Atau sering orang hari ini menyebutnya stress. Hanya saja bagi orang beriman ketika hal itu menimpa pada dirinya dia pasti akan mengembalikan semua persoalannya kepada Allah Ta’ala. Baik itu melalui ‘mendialogkannya’ kepada Allah dengan cara shalat hingga melakukan ibadah sosial berupa menyantuni anak-anak yatim, orang-orang miskin dan para janda miskin.
Hal itu sangat berbeda dengan orang-orang yang lemah imannya. Mereka seringnya justru mengambil jalan pintas. Di antaranya bunuh diri! Na’udzubillah!
Dikiranya dengan bunuh diri semua persoalan selesai?
Tidak sama sekali. Bahkan masalah baru dan sangat menyiksa diri justru akan dimulai. Yakni ketika dia dimasukkan ke dalam kubur maka saat itulah masalah baru yang sangat menyedihkan segera dimulai.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
الَّذِى يَـخْنُـقُ نَـفْسَـهُ يَـخْنُـقُـهَا فِى النَّـارِ وَالَّذِى يَـطْعُـنُـهَـا يَـطْعُـنُـهَا فِى النَّـارِ.
“Dia yang bunuh diri mencekik lehernya akan terus menerus tercekik dalam api neraka (untuk selamanya) dan dia yang bunuh diri dengan menusuk dirinya sendiri akan terus menerus menusuk dirinya sendiri dalam api neraka”. Diriwayatkan Bukhari III/180.
مَنْ قَـتَلَ نَـفْسَـهُ بِـشَيْـئٍ عُـذِبَ بِهِ يَـوْمَ الْقِـيَامَةِ.
Pada hadits lain Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Barangsiapa yang membunuh dirinya dengan sesuatu, di akan diadzab dengan itu di hari Kiamat”. Diriwayatkan Bukhari no. 6105 dan Muslim no. 110.
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memankan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. Dan barangsiapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, maka Kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. Qs. An Nisaa’ 29-30.
Pada hadits berikut ini Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam lebih memerinci lagi tentang alat yang dipakai untuk melakukan bunuh diri.
Sabda beliau, “Barangsiapa yang membunuh dirinya dengan besi, maka besi itu kelak akan berada di tangannya dan akan dia gunakan untuk menikam perutnya sendiri di dalam neraka Jahannam, kekal di sana selama-lamanya. Barangsiapa bunuh diri dengan meminum racun, maka kelak dia akan meminumnya sedikit demi sedikit di dalam neraka Jahannam, kekal di sana selama-lamanya. Barangsiapa yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari atas gunung, maka dia kelak akan dijatuhkan dari tempat yang tinggi di dalam neraka Jahannam, kekal di sana selama-lamanya”. Diriwayatkan Bukhari no. 5778 dan Muslim no. 109.
Bila ancamannya neraka itu maknanya bahwa mati bunuh diri adalah termasuk mati dalam katagori su’ul khatimah. Na’udzubillah.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
