Perjalanan Menjemput Ajal Bag.51

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.51

Orang yang paling bersedih.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam pernah bersabda:

وَإِيَّـاكُـمْ وَالْكَذِبَ، فَـإِنَّ الْكَذِبَ يَهـْدِ إِلَى الْفُـجُوْرِ وَإِنَّ الْفُـجُوْرَ يَـهْدِى إِلَى النَّـارِ. وَمَأ يَـزَالُ الرَّجُـلُ يَـكْذِبُ وَيَـتَـحَرَّى الْكَذِبَ حَـتَّى يُـكُتَـبَ عِـنْدَ اللهِ كَـذَّابًـا.

Hindarilah dusta, sebab kedustaan itu akan menggiring kepada kejahatan, dan kejahatan itu akan menjerumuskan ke neraka. Seseorang yang senantiasa berdusta dan memelihara kedustaan, maka dia akan dicatat sebagai pendusta di sisi Allah.

Walau di atas hanya penggalan hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam tetapi sungguh bila menyelaminya; betapa dalamnya ilmu beliau. Ya, di sana ada pelajaran yang sangat luar biasa.

Yakni yang namanya kemaksiatan biasanya tidak bisa berdiri sendiri-sendiri melainkan dia pasti saling terkait satu dengan lainnya. Atau bila sudah ‘sukses’ melakukan satu kemaksiatan maka pasti akan muncul godaan untuk melakukan kemaksiatan berikutnya dan kemaksiatan lainnya. 

5 macam kesedihan

Sebagaimana dahulu pernah terjadi pada zaman bani Israil. Di sana ada seorang Abid (ahli ibadah). Si Abid ini setiap kali hendak ke masjid pasti melewati rumah seorang pelacur. Kemudian si pelacur ini hatinya tergelitik untuk mencoba menggodanya. 

Suatu hari ketika si pelacur ini dari jauh melihat si Abid hendak ke masjid, si pelacurpun membuat ‘strategi’. 

Maka saat si Abid lewat di depan rumahnya, si pelacur langsung menjerit minta tolong. Dan jeritannya terdengar si Abid yang sedang lewat. Dan si Abid pun tanpa pikir panjang langsung masuk ke rumah si pelacur. 

Begitu si Abid masuk, dikatakan kepadanya bahwa ada binatang yang menakutkan di kamarnya. Setelah si Abid masuk kamar, si pelacur langsung menutup kamarnya lalu langsung telanjang bulat. 

Melihat seperti itu si Abidpun terangsang tetapi cepat-cepat si Abid istighfar dan hendak keluar. Namun si pelacur –karena sudah mempersiapkan sebelumnya- memberinya penawaran; berzina dengan dirinya atau mau minum minuman yang memabukkan.

Ternyata si Abid memilih untuk meminum minuman yang telah disediakan. Karena dalam dirinya beralasan bahwa dengan meminum minuman itu dirinya bisa terhindar dari perbuatan zina. Tetapi ternyata justru setelah meminum minuman yang diberikan si pelacur itu libidonya malah naik. 

Walhasil akhirnya si Abid malah berzina dengan si pelacur. Namun ketika perzinaannya belum tuntas tiba-tiba ada seorang anak yang masuk ke dalam kamar. Maka si Abid pun kalut. 

Lalu si pelacur mengkompori bahwa seandainya dibiarkan pasti si anak kecil tadi kelak akan bercerita bahwa si Abid telah berzina dengan si pelacur. Oleh karenanya jalan satu-satunya untuk menutupi aibnya tiada lain adalah membunuhnya.

Dan benar, si Abid akhirnya membunuh anak kecil tadi.

Subhaanallah! Berawal dari satu perbuatan maksiat –minum khamr- akhirnya merembet ke maksiat kedua lalu ketiga dengan cepat dan berkesinambungan.

Oleh karena itu bertaubatlah selagi masih terbuka pintu taubat agar tidaka ada lagi penyesalan yang kelak penyesalan itu tidak ada gunanya (sebab telah tertutup pintu taubatnya).

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button