Perjalanan Menjemput Ajal Bag.32

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.32

Kenikmatan yang menipu. F.

Pepatah Inggris mengatakan; Time is money (waktu adalah uang), sedangkan pepatah Arab mengatakan; Al Waqtu kas saif (waktu ibarat pedang). Maksudnya bila tidak dimanfaatkan secara maksimal maka akan memenggalmu. 

Mungkin masih banyak lagi pepatah-pepatah dari berbagai negara. Yang intinya waktu itu amat sangat berharga sekali. Tetapi dari semua pepatah itu ternyata hanya firman Allah-lah yang paling tepat. Yakni semua orang itu pasti akan menyesal hanya karena waktu.

وَالْعَصْررِ. إِنَّ الْإِنْـسَانَ لَفِى حُسْرٍ. إِلَّا الَّذِيْـنَ آمَنُوْا وَعَـمِلُ الصَّالِحَـاتِ وَتَوَاصَوْ بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْـرِ.

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan saling nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan saling nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. Qs. Al ‘Ashr 1-3.

waktu

Ya, surat ini bisa dikatakan membantah semua pepatah manusia di seluruh dunia. Sebab semua pepatah di dunia itu hanya berorientasi pada dunia. Yakni mengejar dunia tanpa memikirkan nasib diri seseorang di akhirat kelak. 

Seperti pepatah Inggris dan Arab misalnya, mereka seakan diingatkan untuk selalu mengejar dunia (uang –untuk Inggris- dan pekerjaan apa saja –untuk Arab). Padahal mereka lupa bahwa uang dan pekerjaan bisa saja dicari atau diraih dengan cara bersih maupun kotor. Tetapi dalam surat Al ‘Ashr berbeda.

Di sana disebutkan bahwa semua orang/manusia pasti akan merugi kecuali mereka yang memiliki empat dengan ciri khusus; beriman, beramal shalih, saling memberi nasehat agar selalu mentaati kebenaran dan saling menasehati agar selalu menetapi kesabaran.

Maka tidak salah lagi bila imam Syafi’i rahimahullah mengatakan bahwa seandainya Allah Ta’ala hanaya menurunkan surat ini aja maka sudah mencukupi. 

Sebagai perbandingan, Salamah bin Dinar berkata, “Apa yang kamu cinta dan ingin dimiliki di akhirat harus kamu kejar sekarang, dan apa yang kamu benci untuk dirimu harus kamu tinggalkan sekarang”. 

Itu maknanya bahwa bila ingin sukses di akhirat maka kejarlah selama masih di dunia ini. Tetapi dengan syarat; harus mampu meninggalkan apa saja yang menjadi fitnah dunia itu sendiri.

Muhammad bin Suqah berkata, “Ada dua amalan yang apabila kita melakukannya maka kita pantas disiksa. Pertama; seorang manusia yang menerima keuntungan dunia dan dia menjadi sangat senang. Allah Ta’ala mengetahui bahwa orang itu tidak pernah mengekspresikan kegembiraan seperti itu ketika mentaati perintah Allah Ta’ala atau ketika mendapatkan keuntungan agama. Kedua; seorang manusia yang kehilangan keuntungan dunia dan menyesal karenanya. Padahal Allah Ta’ala mengetahui bahwa dia tidak pernah mengekspresikan kesedihan seperti itu ketika dia melakukan kemaksiatan atau kehilangan kewajiban agamanya”. 

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button