Perjalanan Menjemput Ajal Bag.3

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.3

Ada sekelompok orang yang terkadang lebih mengedepankan pemikirannya untuk “menekuk” ajaran Islam, dalam hal ini syariat, demi mengejar dunia.  Salah satu alasan klisenya adalah bahwa orang kafir saja mampu menggenggam dunia, lalu kenapa umat Islam tidak?

Bukankah Islam itu adalah agama yang benar?

Bila yang ditanyakan tentang agama maka jawabannya: BENAR. Islam memang agama yang paliing benar. Tetapi Islam sendiri memiliki aturan yang baku. Yang aturan itu tidak bisa ditarik-tarik menuju sesuatu yang diinginkannya.

Misalkan seperti perbankan. 

bunga bank riba

Sudah jelas bila dunia perbankan itu pasti menggunakan riba. Dia lintah darat yang terlindungi oleh undang-undang. Tetapi pada dasarnya riba itu mengajak umat manusia menuju neraka sedangkan Allah mengajak umat manusia menuju surga-Nya. 

أُوْلَـئِكَ يَدْعُوْنَ إِلَى النَّـارِ وَاللهُ يَدْعُوْا إِلَى الْجَـنَّةِ وَالْمَغْـفِرَةِ بِـإِذْنِـهِ، وَيُـبَيِّـنُ ءَايَـاتِـهِ لِلنَّـاسِ لَعَـلَّهُـمْ يَـتَذَكَّـرُوْنَ.

Mereka mengajak ke neraka, sedangkan Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran. Qs. Al Baqarah 221.

Lalu kenapa kebanyakan manusia terbuai dengan kehidupan dunia?

Ya karena mereka lupa dengan hidupan kampung akhirat yang pasti ada. Apa lagi jika saat itu manusianya sedang ‘diuji’ dengan berlimpahnya harta.

Padahal jauh-jauh hari Rasulullash shalallahu ‘alaihi wa salam telah memperingatkan, sabdanya:

إِذَا رَأَيْتَ اللهُ يُعْـطِى الْعَـبْدَ مِنَ الدُّنْـيَـا عَـلَى مَعَـاصِيْـهِ مَا يُـحِبُّ فَـإِنَّـمَا هُوَ إِسْتِـدْرَاجٌ.

“Kalau engkau melihat Allah Ta’ala memberikan seorang hamba suatu kenikmatan dunia ini yang dia sukai sementara dia masih tenggelam dalam kemaksaitan, sesungguhnya dia tiada lain (sedang mendapatkan) istidraj”. Diriwayatkan Ahmad dan Al Baihaki.

Bahkan pada hadits yang lain Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam menceritakan tentang kengerian pada akhir zaman kelak. Yakni tentang manusia yang jauh dari (mengingat) Allah. Sabda beliau:

إِقْـتَرَبَتِ السَّاعَةُ، وَلَا يَـزْدَادُ النَّـاسُ عَـلَى الدُّنْـيَـاإِلَّا حِرْصَا، وَلَا يَـزْدَادُوْنَ مِنَ اللهِ إِلَّا بُـعْدًا.

“(Bila) Hari Kiamat telah dekat, sedangkan manusia menjadi lebih rakus akan (kenikmatan) dunia, mereka hanya menjadi lebih lebih jauh dengan Allah Ta’ala”. Diriwayatkan Hakim.

Tentu ada sedikit pertanyaan yang mengganjal bukan? Yakni tentu ada sebagian manusia akan mengatakan bahwa saat ini kita sedang hidup di dunia. Lalu bagaimana jika kita tidak mau dengan dunia?

Untuk pertanyaan ini ada baiknya disimak Yahya bin Mu’adz radliyallahu ‘anhu, katanya, “Saya tidak memerintahkan kamu untuk meninggalkan dunia, tetapi (saya memerintahkan) untuk meninggalkan dosa. (Sebab) meninggalkan dunia itu sebuah kebaikan sedangkan meninggalkan dosa itu sebuah kewajiban. Maka, kebutuhuanmu meninggalkan dosa lebih besar dibandingkan kebutuhanmu meninggalkan dunia”.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button