Perjalanan Menjemput Ajal Bag.10

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.10

Bila pernah melihat orang-orang yang  sedang shooting tentu akan tahu bahwa mereka sedang melakukan aksi yang bersifat main-main saja. 

Jadi seandainya dalam aktingnya mereka sedang beradegan berkelahi maka sesungguhnya mereka tidak berkelahi betulan melainkan hanya pura-pura saja. Walaupun nanti di layarnya terlihat seakan ada yang berdarah-darah atau bahka mati. 

Nah karena para pemain itu sadar akhirnya mereka akting memang bersungguh-sungguh. Alasannya agar segera kelar, efektif dan mereka segera dapat gaji yang besar. Maka mereka sangat senang bila bermain/akting bersama orang-orang (aktor/aktris) profesional dan bersungguh-sungguh dalam bermain. 

taubat sebelum datang sakaratul maut

Begitu juga dengan kehidupan dunia ini. Waktunya sangat singkat! Bila mereka masih sukan bermain-pmain maka jangan menyesal bila nanti tahu-tahu dirinya sudah tua atau yang lebih mengerikan; ketika dirinya sudah mencapai sekarat baru sadar. Na’udzubillah!

Lihat anak-anak sekolah. Mereka-mereka yang suka bermain-main dan tidak sungguh-sungguh lalu ketika menerima raport ternyata mereka tidak naik kelas. Tentu mereka sangat menyesal sekali. Sebab waktu selama satu tahun itu hanya mereka gunakan untuk bersandau gurau saja. 

Abu Hazim mengingatkan: “Barngsiapa mengetahui kehidupan dunia ini, maka dirinya akan merasa tidak bahagia ketika kaya, dan tidak merasa susah ketika dirinya menderita”.

Sedangkan Ali bin Abu Thalib berkata: “Ada enam perkara yang dibutuhkan untuk menuju surga dan terhindar dari neraka. Pertama; mengenal Allah Ta’ala dan mentaati-Nya. Kedua, mengenal setan dan mengingkarinya. Ketiga, mengetahui kebenaran dan mengikutinya. Keempat, mengetahui kesalahan lalu menghindarinya. Kelima, mengetahui kehidupan dunia lalu meninggalkannya. Dan keenam, mengetahui akhirat lalu mencari dan mengejarnya”.  

Ibnu Ayyad lebih menukik lagi perkataannya, katanya: “Mendatangi dunia itu mudah sedangkan meninggalkannya sangatlah susah. Kematian merupakan peristiwa yang sangat kritis saat jiwa dicabut. Tetapi meskipun meninggalkan kehidupan dunia itu mudah, mengumpulkan kenikmatan dan keuntungan dunia menyebabkan kebingungan, kekhawatiran dan kegelisahan”. 

Oleh karena hendaknya sering-seringlah merenungkan firman Allah Ta’ala:

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megahan antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada adzab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridlaan-Nya. dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. Qs. Al Hadiid 20.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button