Perjalanan Kematian Bag.24

Perjalanan Kematian Bag.24

Fitnah Kubur

Apa yang dimaksud dengan fitnah kubur? Sebab ternyata masih ada di kalangan kaum muslimin yang tidak mempercayai dengan adanya siksa kubur. Alasannya bila hal itu benar terjadi maka jelas ada ketidak adilan di sini. Kenapa begitu?

Katanya; ketidak adilannya terletak pada orang yang meninggal dahulu dengan orang yang meninggal yang berdekatan dengan hari Kiamat. Yakni orang-orang terdahulu (anak-anaknya nabi Adam, maksudnya) apabila meninggal dan ternyata dia kafir maka dia akan mendapatkan siksaan sejak saat itu hingga terjadinya hari Kiamat.

fitnah kubur

Sedangkan orang-orang yang belakangan seandainya mereka meninggal lau terjadi hari Kiamat. Maka orang-orang yang meninggal pada saat terjadi huru hara Kiamat, tentu mereka sama sekali tidak mendapatkan siksaan di alam kubur.

Setidaknya ada dua jawaban dalam hal ini;

1. Bahwa kehidupan di alam dunia sangat jauh berbeda dengan kehidupan di alam barzah atau kehidupan nanti setelahnya; alam akhirat. Jadi tidak bisa nalar manusia ini menangkapnya. Yang pasti bahwa Allah-lah Yang Maha Tahu dan Maha Adil.

2. Setidaknya ada hadits yang terdapat pada Sunan Tirmidzi yang mengatakan bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Apabila mayit telah dimasukkan ke dalam liang lahat –atau ada yang mengatakan: salah seorang di antara kalian- dia akan didatangi dua malaikat hitam legam.

Dikatakan salah satunya bernama Munkar dan yang satunya bernama Nakir. Keduanya bertanya kepada si mayit, “Apa yang kamu ketahui tentang orang ini (maksudnya adalah Rasulullah)?”. Maka si mayitpun akan menjawab dengan apa yang dahulu ( saat di dunia) katakan, “Dia adalah hamba Allah dan RasulNya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah hambaNya dan utusanNya.

Lalu kedua malaikat itu berkata, “Sungguh kami telah mengetahui bahwa engkau mengatakan demikian”. Kemudian diluaskanlah kuburnya seluas 70 hasta kali 70 hasta. Kemudian si mayit diterangi di dalamnya. Lalu dikatakan kepadanya, “Tidurlah”. Lalu si mayit berkata, “Bolehkan aku pulang kepada keluargaku untuk memberitahukan kepada mereka?”.

Kedua malaikat (Munkar dan Nakir) berkata, “Tidurlah seperti pengantin yang tidak dibangunkan selain oleh keluarganya yang paling dicintainya”. Sampai Allah membangkitkannya dari tidurnya tersebut. Adapun apabila si mayit adalah seorang munafik dia akan menjawab, “Aku mendengar orang-orang mengatakan sesuatu sehingga aku berkata yang seperti itu (juga), (pastinya) aku tidak tahu”.

Kedua malaikat itu berkata, “Sungguh kami telah mengetahui bahwa engkau akan mengucapkan demikian. Lantas dikatakan kepada bumi, “Himpitlah dia!”. (Maka) bumipun menghimpitnya hingga tulang-tulang rusuknya saling berselisih. Dia akan disiksa terus menerus sampai Allah akan membangkitkannya dari pembaringan tersebut”. Diriwayatkan Tirmidzi dalam KITABUL JANAA-IZ, juz 3/383.

Semoga dari kedua jawaban di atas akan mampu membuka wawasan baru tentang siksa kubur yang tadinya dianggap tidak ada atau dianggap tidak adil. Sehingga akan lebih meneguhkan keimanan kita semua.

يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآخِرَةِ وَيُضِلُّ اللَّهُ الظَّالِمِينَ وَيَفْعَلُ اللَّهُ مَا يَشَاءُ.

Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang dzalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki. Qs. Ibrahim 27.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

Lanjutan: Perjalanan Kematian Bag.25

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button