Perjalanan Kematian Bag.15
Setan datang saat sakaratul maut.
قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ.
Allah berfirman: “Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk”. Qs. Al Hijr 34.

Berawal dari ketidak mauan iblis untuk bersujud kepada Adam dengan alasan bahwa Adam (manusia) Allah ciptakan dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk -( Berkata Iblis: “Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk”. Qs. Al Hijr 33)-.
Maka murkalah Allah kepada setan, hingga iblis diusir dari surga. Dan dari sanalah iblis sangat dendam kepada manusia (anak keturunan Adam).
Kemudian setan bersumpah akan terus menerus menyesatkan manusia kecuali orang-orang mukhlis yang hanya mengharap ridla Allah semata.
قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لأزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الأرْضِ وَلأغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ. إِلا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ.
Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka”. Qs. Al Hijr 39-40.
Dan ternyata orang yang pertama kali tergoda oleh tipu daya setan dan tersesat (sesaat) adalah nenek moyang manusia sendiri; Adam dan Hawa. Hingga keduanya harus terusir dari surga.
Kemudian seluruh manusia di dunia digoda untuk selalu bermaksiat kepada Allah kecuali orang-orang yang mukhlis.
Dan, na’udzubillah, ternyata setan dalam menggoda manusia tidak mengenal waktu dan tempat. Bahkan di saat sakaratul mautpun setan masih mencoba menggoda manusia. Tujuannya?
Agar manusia mati dalam keadaan su’ul khatimah!
Dalam Shahih Muslim disebutkan dari Jabir bin Abdullah bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Sesungguhnya setan akan datang kepada kalian setiap saat dan (setiap ada) kesempatan; sampai-sampai dia datang ke makanannya. Ketika ada makanan (walau secuil) terjatuh, hendaknya dia menghilangkan kotoran yang ada padanya. Jangan sekali-kali meninggalkannya untuk setan. Ketika sudah selesai (makan) hendaknya dia menjilati jari-jarinya, karena dia tidak ketahui pada makanan yang mana yang terdapat barakahnya”.
Para ulama kita telah mengingatkan bahwa setan itu akan selalu datang dengan menyerupai keluarga kita yang sudah meninggal. Seperti bapak, ibu, anak, adik atau saudara-saudara yang lain. Lalu setan akan mengajak agar kita mau mengikuti agama yahudi atau nasrani.
Oleh karena itulah Allah mengajarkan kita dengan doa dalam Al Qur’an;
رَبَّنَا لا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ.
(Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).” Qs. Ali Imran 8.
Selain itu setan juga akan mendatangi orang-orang yang sedang sakaratul maut. Mereka akan berada di bawah kaki sebelah kanan dan kiri. Masing-masing membawa bejana yang berisi air. Mereka menawarkan air itu untuk diminum tetapi menyuruhnya agar orang yang sedang sakaratul maut itu berpindah agama (murtad) kepada agama Yahudi atau nasrani. Lihat dalam TADZKIRAH Al Qurthubi hal 33.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Lanjutan: Perjalanan Kematian Bag.16
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

