Setelah mengetahui betapa buruknya akhir kesudahan dari perilaku dusta di akhirat kelak. Maka alangkah baiknya segera taubat agar bisa terhindar dari siksa di alam kubur hingga ke akhirat kelak. Mumpung masih ada waktu. Sebab selama matahari masih terbit dari sebelah timur maka pintu taubat masih terbuka.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
لَا تَـنْـقَـطِعُ الْهِـجْـرَةُ مَا تُـقَـلِّـبَتِ التَّـوْبَـةُ، وَلَا تَـزَالُ التَّـوْبَـةُ مَـقْـبُـوْلَـةُ حَـتَّى تَـطْلُـعَ الشَّـمْسُ مِنَ الْمَـغْرِبِ، فَـإذَا طَلَـعَتْ: طَبِـعَ عَـلَى كُـلِّ قَـلْبٍ مَا فِـيْهِ، وَكُـفِـيَ النَّـاسُ الْعَـمَلَ.
“Hijrah tidak akan terputus selama taubat masih diterima, dan taubat akan tetap diterima hingga matahari terbit dari barat. Jika dia telah terbit (dari barat), maka dikuncilah setiap hati dengan apa yang ada di dalamnya dan dicukupkan bagi manusia amal yang telah dilakukannya”. Musnad Imam Ahmad (III/133-134. No. 1671) tahqiq Ahmad Syakir, beliau berkata, “Sanadnya shahih”.
Ibnu Katsir berkata, “Ini adalah sanad yang jayyid lagi kuat”. Lihat An Nihaayah/Fitan wal Malaahim (I/170).
Al Haitsami berkata, “Perawi Ahmad tsiqqat”. Lihat Majma’uz Zawaa-id (V/251).

Pada hadits lain Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
إِنَّ اللهَ عز وجل جَعَـلَ بِالْمَـغْرِبِ بَابًـا عَرْضُـهُ مَسِـيْرَةُ سَبْـعِيْـنَ عَـامًا لِـلتَّـوْبَـةِ، لَا يُـغْلَـقُ حَـتَّى تَطْلُـعَ الشَّـمْسُ مِنْ قَـبْلِـهِ، وَذَلِكَ قَوْلُ اللهُ تَـعَـالَى: يَوْمَ يَـأْتِـى بَـعْضُ آيَـاتِ رَبِّـكَ لَا يَـنْفَـعُ نَـفْـسًـا إِيْـمَـانُـهَـا لَمْ تَـكُنْ آمَـنَتْ مِنْ قَـبْلُ أَوْ كَـسَبَـتْ فِى إِيْـمَـانِـهَـا خَيْـرًا.
“Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla membuat sebuah pintu untuk taubat (pintu taubat) di barat yang panjangnya sejauh perjalanan 70 tahun, pintu tersebut tidak akan pernah dikunci hingga matahari terbit dari arah sebelumnya. Itulah makna firman Allah Ta’ala: ,,, Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Rabbmu, tidaklah bermanfaat iman seseorang yang belum pernah beriman sebelumnya ,,,. Qs. Al An’aam 158. Lihat At Tadzkirah, karya Al Qurthubi hal. 706, dan Tafsir Al Alusi (VIII/63).
Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Kiamat takkan terjadi sebelum matahari terbit dari arah barat. Apabila matahari telah terbit (dari arah barat) dan manusia melihatnya, maka berimanlah mereka semua. Itulah saat iman seseorang tidak bermanfaat lagi bagi dirinya”. Sesudah itu beliau membaca ayat di atas.
Sementara itu Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Ada tiga kejadian yang apabila telah terjadi, maka iman seseorang tidak berguna lagi bagi dirinya. Yang sebelumnya tidak beriman, atau (belum ) melakukan kebaikan dalam masa imannya, yaitu: terbitnya matahari dari barat, munculnya asap dan binatang melata dari dalam bumi”.
Allah Ta’ala berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebela kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”. Qs. At Tahriim 8.
Wallahu a’lamu bish shawaab
By: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
