Patuh Terhadap Al Haq Bag.7

Masih kata Rabi’, dia berkata, ‘Saya mendengar imam Syafi’i bercerita, ‘Ada seorang laki-laki yang mendatangi (imam Syafi’i lalu) bertanya, “Apakah engkau menerima hadits ini, Wahai Abu Abdullah (maksudnya: imam Syafi’i)?”.

Imam Syafi’i menjawab:

مَـتَى رَوَيْـتُ عَـنْ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه و سلم حَدِيْـثًـا صَحِيْـحًـا وَلَـمْ آخُـذْهُ بِـهِ، فَـأُشْـهِـدُكُـمْ أَنَّ عَـقْـلِي قَدْ ذَهَـبَ.

“Kapan saja saya meriwayatkan hadits dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam namun saya tidak menerimanya (hadits tersebut), maka saksikanlah oleh kalian semua bahwa akalku telah hilang”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 10/34.

Ini bukan sekedar seorang ulama yang menunjukkan keilmuannya. Melainkan sebuah bentuk ketundukan dan kepasrahan kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Juga ini bagian dari adab dalam Islam untuk menghormati Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Beliau sadar bahwa jalan kebenaran itu ada pada diri Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Maka tidak heran bila Allah Ta’ala sendiri memuji Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

imam-syafii

لَـقَدْ كَانَ لَـكُـمْ فِى رَسُوْلِ اللهِ أُسْوَةٌ حَـسَنَـةٌ لِّمَـن كَانَ يَـرْجُـوْا اللهَ وَ الْيَـوْمَ الْآخِـرَ وَذَكَـرَ اللهَ كَـثِـيْرًا.

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah iitu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan dia banyak menyebut Allah. Qs. Al Ahzaab 21.

Namun begitu Allah juga memperingatkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam agar tidak melakukan kesyirikan. Sebab bila tetap melakukannya maka Allah pun tidak segan-segan akan menghapus segala amalannya.

وَلَقَـدْ أُوحِـيَ إِلَيْـكَ وَإِلَى الَّـذِيْـنَ مِن قَـبْلِكَ لَـئِنْ أَشْـرَكْـتَ لَيَـحْبَـطَنَّ عَـمَـلُكَ وَلَـتَـكُوْنَـنَّ مِنَ الْمُـمْتَـرِيْـنَ،

Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu; “Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan dihapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi. Qs. Az Zumar 65.

Bisa dibayangkan bukan, bagaimana seorang rasul yang dicintai Allah saja diingatkan agar jangan sampai beliau berbuat syirik kepada Allah. Sebab sekalis aja berbuat syirik maka Allah akan menghapus seluruh amalannya yang pernah beliau kerjakan.

Oleh karena imam Syafi’i juga sama, yakni beliau menerima hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam meskipun beliau seorang yang berilmu. Selain itu beliau tetap meminggirkan pendapat beliau bila pendapat beliau bertentangan dengan Al Qur’an dan As Sunnah.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button