Dari Hasan Basri rahimahullah, dia berkata:
يَـا ابْـنَ آدَمَ إِنَّـمَـا أَنْتَ أَيَّـامٌ، إِذَا ذَهَبَ يَـوْمُـكَ ذَهَبَ بَـعْضُـكَ.
“Wahai manusia! Sesungguhnya kalian hanyalah sekumpulan hari. Tatkala satu hari itu hilang, maka akan hilang pulalah sebagian dirimu”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 4/585.
Seandainya kebanyakan manusia memahami fakta ini, sungguh mereka tidak akan pernah menyia-nyiakan waktu. Mereka pasti akan menggunakan sebaik-baiknya untuk kebaikan dan urusan akhirat, meskipun dia tidak melupakan dunianya.
Setidaknya sebagaimana yang disampaikan dalam Al Qur’an:
وَهُـمْ يَـصْطَرِخُـوْنَ فِيْـهَـا رَبَّـنَـا أَخْرِجْـنَـا نَـعْـمَـلْ صَالِـحًـا غَيْـرَ الَّذِى كُـنَّـا نَعْـمَـلُ، أَوَلَـمْ نُـعَمِّـرْكُـم مَّـا يَـتَـذَكَّـرُ فِيْـهِ مَن تَـذَكَّـرَ جَـاءَكُـمُ النَّـذِيْـرُ، فَـذُوْقُـوْا فَـمَـا لِلظَّـالِمِـيْـنَ مِن نَصِـيْـرٍ.

Dan mereka berteriak di dalam neraka itu, “Wahai Tuhan kami. Keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang shalih berlainan dengan telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (adzab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang dhalim seorang penolongpun. Qs. Faathir 37.
Kata النَّـذِيْـرُ (pemberi peringatan) pada ayat di atas, menurut riwayat dari Ibnu Abbas, Ikrimah, Abu Ja’far Al Baqir, Qatadah, dan Sufyan bin Uyainah; mereka menafsirkannya dengan makna rambut uban.
Belum lagi ‘fenomena’ yang dialami hampir setiap orang dewasa ini yang mereka selalu mengatakan bahwa mereka sering ‘dibuat’ kaget karena begitu cepatnya waktu berlalu. Yakni mereka mengatakan bahwa ketika pagi berangkat kerja tidak terasa sudah sore dan sudah saatnya pulang (kerja). Dan tahu-tahu sudah seminggu berlalu, dan seterusnya.
Oleh karena itu bagi orang-orang yang berfikir tentu dia akan faham bahwa usianya telah berkurang. Untuk itu dirinya pasti akan berusaha untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi kematian. Agar kelak tidak ada sesal saat kematian itu benar-benar datang.
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang membuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi. Qs. Al Munaafiquun. 9.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
