Para Penyebab Turunnya Ayat Bag.3

Sebab Sebab Turunnya Ayat Al Quran Bag.3

Kedua: Surat At Tahriim.

Surat ini turun berkaitan dengan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Hanya saja ada perbedaan penyebab turunnya ayat. Yang pertama berkaitan dengan kecemburuan Hafshah dan ‘Aisyah terhadap istri Rasulullah lainnya bernama Zainab binti Jahsy. Yang kedua berkaitan dengan (kecemburuan) terhadap Ummu Ibrahim.

Sebab Sebab Turunnya Ayat Al Quran

Adapun soal kecemburuan Hafshah dan ‘Aisyah terhadap istri Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam adalah sebagai berikut;

Dalam hadits yang diriwayatkan Bukhari menyebutkan bahwa ‘Aisyah radliyallahu ‘anha menceritakan perihal (kecemburuan) yang melanda dirinya setiapkali Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam datang pada giliran istrinya Zainab binti Jahsy. Dan di sana Zainab binti Jahsy selalu melayaninya dengan memberinya madu kepada Rasulullah.

Dan tentunya madu yang dihidangkan kepada Rasulullah selalu diminumnya. Maka ‘Aisyah dan Hafshah sepakat supaya nanti ketika Rasulullah sampai pada waktu giliran keduanya; mereka akan mengatakan, “Sesungguhnya aku mencium bau maghafir (getah pohon) darimu. Engkau telah memakan maghafir”.

Dan benar, ketika Rasulullah masuk ke rumah salah satu dari keduanya, maka keduanya mengatakan hal itu kepada Rasulullah.

Dan setelah keduanya mengatakan seperti itu maka Rasulullahpun bersabda, “Tidak mengapa. Aku telah meminum madu di tempat Zainab binti Jahsy dan aku tidak akan meminumnya lagi”.

Lalu turunlah surat At Tahriim ayat 1-5.

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ لِمَ تُحَرِّمُ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكَ تَبْتَغِي مَرْضَاةَ أَزْوَاجِكَ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ. قَدْ فَرَضَ اللَّهُ لَكُمْ تَحِلَّةَ أَيْمَانِكُمْ وَاللَّهُ مَوْلاكُمْ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ. وَإِذْ أَسَرَّ النَّبِيُّ إِلَى بَعْضِ أَزْوَاجِهِ حَدِيثًا فَلَمَّا نَبَّأَتْ بِهِ وَأَظْهَرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ عَرَّفَ بَعْضَهُ وَأَعْرَضَ عَنْ بَعْضٍ فَلَمَّا نَبَّأَهَا بِهِ قَالَتْ مَنْ أَنْبَأَكَ هَذَا قَالَ نَبَّأَنِيَ الْعَلِيمُ الْخَبِيرُ. إِنْ تَتُوبَا إِلَى اللَّهِ فَقَدْ صَغَتْ قُلُوبُكُمَا وَإِنْ تَظَاهَرَا عَلَيْهِ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ مَوْلاهُ وَجِبْرِيلُ وَصَالِحُ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمَلائِكَةُ بَعْدَ ذَلِكَ ظَهِيرٌ. عَسَى رَبُّهُ إِنْ طَلَّقَكُنَّ أَنْ يُبْدِلَهُ أَزْوَاجًا خَيْرًا مِنْكُنَّ مُسْلِمَاتٍ مُؤْمِنَاتٍ قَانِتَاتٍ تَائِبَاتٍ عَابِدَاتٍ سَائِحَاتٍ ثَيِّبَاتٍ وَأَبْكَارًا.

Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari istri-istrinya (Hafshah) suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafshah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah) dan Allah memberitahukan hal itu (semua pembicaraan antara Hafshah dengan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan sebagian yang lain (kepada Hafshah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara Hafshah dan Aisyah) lalu Hafshah bertanya: “Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?” Nabi menjawab: “Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”. Jika kamu berdua bertobat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan); dan jika kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang mukmin yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula. Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan istri-istri yang lebih baik daripada kamu, yang patuh, yang beriman, yang taat, yang bertobat, yang mengerjakan ibadah, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan. Qs. At Tahrimm 1-5.

Kellima ayat di atas turun sebagai teguran kepada Rasulullah dan kedua istrinya, ‘Aisyah dan Hafshah. Tetapi walaupun begitu ayat di atas bukan berarti ayat-ayat khusus untuk ketiganya melainkan juga buat seluruh kaum muslimin bahwa setiap muslim dilarang keras untuk melakukan pengharaman (mengharamkan) pada sesuatu yang telah Allah halalkan demi mencapai kesenangan dunia.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

Lanjutan: Sebab Sebab Turunnya Ayat Al Quran Bag.4

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button