Menggapai Sifat Shiddiq Bagi Setiap Muslim

Menggapai Sifat Shiddiq Bagi Setiap Muslim

Secara umum shiddiq bermakna dapat dipercaya. Sebagaimana Rasulullah juga mendapatkan julukan ini, ash shiddiq (yang dapat dipercaya). Dan shiddiq ini adalah salah satu bagian dari ciri khusus seorang nabi dan rasul.

Tetapi yang dimaksud di sini bukan shiddiq yang mengarah kepada sifat seorang nabi dan rasul. Sebab apabila membicarakan sifat shiddiq yang dimiliki setiap nabi dan rasul maka tidak akan mungkin semua manusia saat ini bisa menyamainya.

Bukankah sudah tidak ada lagi nabi setelah rasulullah Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam? Shiddiq di sini adalah shiddiq yang bisa digapai oleh semua manusia muslim. Namun begitu dia akan melalui proses yang sangat panjang.

Berikut ini adalah adalah salah satu contoh manusia yang telah mendapatkan gelar ash shiddiq dari Allah dan telah mendapatkan salam dari Allah di saat orangnya masih hidup. Dia adalah Abdullah bin Abu Qahafah. Atau sering disebut Abu Bakar.

Menggapai Sifat Shiddiq Bagi Setiap Muslim

Nah karena mendapat gelar ash shiddiq itulah akhirnya nama beliau lebih dikenal dengan nama AbuBakar Ash Shiddiq radliyallahu ‘anhu. Namun di kemudian nama aslinya; Abdullah bin Abu Quhafah justru tenggelam.

Lalu bagaimana awal kejadiannya sehingga beliau mendapat gelar ash shiddiq?

Berawal seusai Rasulullah melakukan perjalanan ajaib, isra’ dan mi’raj. Besok paginya Rasulullah menemui beberapa pembesar Quraisy untuk menyampaikan berita tentang perjalanan ajaib Rasulullah, isra’ dan mi’raj. Harapannya supaya orang-orang Quraisy masuk Islam.

Namun kenyataannya, alih-alih masuk Islam, Rasulullah justru dibully mereka. Dan bahkan ada yang menjadikan cerita perjalanan ajaib Rasulullah ini bisa dijadikan sebagai amunisi untuk melemahkan orang Islam pada saat itu.

Sebagaimana dikisahkan bahwa Abdullah bin Abu Quhafah didatangi musyrikin Quraisy. Dia menanyakan tentang cerita keajaiban itu. Padahal maksud dari musyrikin Quraisy mendatangi Abdullah bin Quhafah itu agar Abdullah bin Quhafah menjadi lemah imannya.

Tetapi kenyataannya beliau balik bertanya, “Siapa yang bicara seperti itu?” Maka dijawab oleh si musyrik itu, “Muhammad”. Rupanya jawabannya bukannya membuat melemahkan keimanannya Abdullah bin Quhafah melainkan justru kembali dijawab oleh beliau, “(Kalau dari Muhammad Rasulullah) lebih dari itupun aku percaya!”

Wah!!! Suatu serangan balik yang mematikan. Abdullah bin Abu Quhafah bukannya melemah imannya tetapi justru semakin bertambah imannya.

Dan dari kasus inilah beliau akhirnya mendapat gelar Ash Shiddiq. Lalu nama beliaupun lebih dikenal dengan Abu Bakar Ash Shiddiq dibanding dengan nama asli beliau, Abdullah bin Abu Quhafah.

Wallahu a’lam

Oleh: Abu Ibrahim

Menggapai Sifat Shiddiq Bagi Setiap Muslim Bag.2

leader banner alhidayat karpet
Call Now Button