Masyarakat Rusak Karena 3 Hal Bag.2
Mencela
Jika dia sabar maka bisa dipastikan dia akan segera memaafkan. Tetapi bila tidak kebiasaannya berlanjut dengan luapan emosi.
Nah dalam luapan emosinya itulah biasanya akan muncul celaan yang seharusnya tidak terjadi. Dan tidak mungkin yang namanya mencela itu adalah suatu ucapan yang bersifat memuji.

Oleh karenany jauh-jauh hari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam telah mengingatkan umatnya dengan sabdanya;
كُـلُّ الْمُـسْلِمُ عَـلَى الْمُـسْـلِمِ حَرَامٌ دَمُّـهُ وَمَـالُهُ وَ عِـرْضُـهُ.
Setiap muslim terhadap muslim lainnya haram untuk menumpahkan darahnya, mengambil hartanya dan membuka kehormatannya. Shahih Muslim 16/120.
Bahkan pada khotbah wada’ pun Rasulullah masih terus mengingatkan tentang ini. Sabdanya;
فَـاِنَّ دِمَـاَءَكُـمْ وَأَمْـوَالَـكُـمْ وَ أَعَـرَضَـكُـمْ عَلَـيْكُـمْ حَرَاِمٌ, كَـحِـرْمَـةِ يَـوْمِـكُـمْ هَـذَا, فِى بِـلَدِكُـمْ هَـذَا.
Sesungguhnya darah kalian, harta kalian dan kehormatan kalian haram (dirampas, ditumpahkan dan diobral, pen.). sebagaimana pada hari haram saat ini dan di negeri haram ini
Tidak Cuma itu, bahkan Rasulullah pun juga meyakinkan kepada para sahabat yang hadir waktu itu dengan menutup sabdanya sebagai penguat;
أَلآ هَـلْ بَلَـغْـتُ. قَالُـوْا نَـعَمْ. قَالَ: اللَّـهُـمَّ فَاشْـهَدْ.
Bukankah sudah saya sampaikan (perihal ini, pen.)? para sahabat serentak menjawab, “Iya, sudah”. Lalu Rasulullah mengangkat tangannya sambil berucap, “Ya Allah, saksikanlah”.
Subhanallah, begitu mulianya Islam. Ternyata urusan cela mencela saja diurus dalam Islam. Sebab setelah ditelurusan bahwa salah satu rusaknya masyarakat dikarenakan saling mencela.
Memang seakan remeh, tetapi dia ibarat bom waktu. Bila meledak maka tidak menutup kemunginan di masyarakat itu akan terjadi perkelahian. Mulai dari perkelahian perseorangan hingga perkelahian massal.
Makanya dalam Islam lebih di kedepankan rasa ukhuwwah bukan sebaliknya, membangun ego masing-masing. Dan ukhuwwah itu tidak akan bisa terbangun apabila tidak muncul rasa saling mencintai sesama muslim.
Dan Islam ini datang untuk melindungi lima perkara untuk setiap masing-masing individu yang harus dijaga; agama, diri manusia itu sendiri, kehormatan, akal dan harta.
Lalu bagaimana jika ingin mengishlah atau membetulkan seseorang yang melakukan kesalahan?
Islam telah mengajarkan agar dia cukup mendatanginya lalu menyampaikannya secara baik-baik. Hal itu agar orang yang dianggap melakukan kesalahan itu tidak tersinggung. Apabila diingatkan di tengah masyarakat maka bisa jadi dia akan merasa malu dan justru yang ditakutkan nanti dia akan menolak.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor terlengkap. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
