Kiasan dan sindiran adalah dua kalimat yang mengandung banyak makna. Ya, setidaknya memiliki dua makna; makna pertama, makna secara lafadz, makna kedua; makna yang terkadang ada sesuatu yang disembunyikan.
Contoh; seorang ibu yang mengatakan kepada anaknya yang masih balita bahwa dahulu dirinya pernah berada dalam perut ibunya. Makna perut di sini tentu bagi si anak akan difahami sebagaimana perut pada umumnya. Padahal makna yang hakiki adalah berada di rahim ibunya. Sebab si anak ya memang baru segitu memahaminya, dan memang tidak perlu difahamkan secara detail kecuali kelak bila sudah dewasa dan sudah belajar tentang proses terjadinya manusia.

Atau ketika Allah mengejek orang-orang kafir yang sombong karena meragukan Al Qur’an, maka Allah menantangnya agar mereka membuat sesuatu yang sama dengan Al Qur’an. Firman-Nya:
وَأن كُـنْـتُـمْ فِى رَيْـبٍ مِّـمَّـا نَـزَّلْـنَـا عَـلَى عَـبْدِنَـا فَـأْتُـوْا بِـسُوْرَةٍ مِّن مِّـثْـلِـهِ وَادْعُـوْا شُـهَـَدَآءَكُـم مِّن دُوْنِ اللهِ إِن كُـنْـتُـمْ صَدِقِـيْـنَ. فَـإِن لَـمْ تَـفْـعَلُوْا وَلَن تَـفْـعَلُوْا فَـاتَّـقُـوا النَّـارَ الَّتِـى وَقُـوْدُهَـا النَّـاسُ وْألْحِـجَـارَةُ، أُعِـدَّتْ لِلْكَـافِـرِيْـنَ.
Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur’an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat yang semisal Al Qur’an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. Maka jika kamu dapat membuat(nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir. Qs. Al Baqarah 23-24.
Allah membuat kiasan tentang istri-istri itu ibarat sawah ladang.
نِـسَـآؤُكُـمْ حَرْثٌ لَّـكُـمْ فَـأْتُـوْا حَرْثَـكُـمْ أَنَّـى شِـئْـتُـمْ، وَقَدِّمُوْا لِأَنْـفُـسِكُـمْ، واتَّـقُـوْا اللهَ وَاعْـلَمُـوْا أَنَّـكُـم مُّـلَاقُـوْهُ، وَبَـشِّرِ الْمُؤْمِنِـيْـنَ.
Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman. Qs. Al Baqarah 223.
Allah menyindir kepada orang-orang munafik dengan sebutan ‘kabar gembira’ karena mereka akan dimasukkan ke dalam neraka.
بَـشِّرِ الْمُـنَـافِـقِيْـنَ بِـأَنَّ لَـهُـمُ عَـذَابًـا أَلِـيْـمًـا.
Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih. Qs. An Nisaa’ 138.
Dari kata-kata/kalimat sindiran ataupun kiasan itu setidkanya bisa diambil kesimpulan bahwa kata-kata/kalimat (sindiran ataupun kiasan) seharusnya tidak memiliki nilai kedustaan, sebagaimana yang Allah firman dalam banyak ayat-ayat-Nya.
Wallahu a’lamu bish shawaab
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
