Kedudukan Jujur Bag.5

Ada sebuah pertanyaan; bisakah seseorang (yang biasanya sering berdusta) merubah dirinya menjadi orang yang jujur?

Jawabnya: bisa! 

Bukankah dahulu Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu juga seorang yang memusuhi Islam –semasa jahiliyah-? 

Itu maknanya bahwa beliau sebelumnya juga bukan dari orang-orang yang jujur. Tetapi ketika beliau masuk Islam, kemudian beliau berusaha sekuat tenaga dan pikiran untuk merubah dirinya menjadi orang yang benar-benar jujur, beriman. 

Dan ternyata bisa!

Lihatlah bagaiman nabi Ibrahim ‘alaihi salam, beliau berdoa agar Allah memberinya anugerah kepadanya lisan yang jujur sehingga bisa dijadikan sebagai panutan manusia setelahnya.

agar husnul khatimah

وَاجْـعَل لِّى لِسَـانَ صِدْقٍ فِى الْأَخِـرِيْـنَ.

Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian. Qs. Asy Syu’araa 84.

Selain itu Allah juga memberikan kabar gembira kepada para hamba-Nya bahwa mereka akan diberikan kedudukan dan tempat tinggal yang baik di akhirat kelak. Hal itu disebabkan kejujuran mereka.

أَكَـانَ لِلنَّـاسِ عَـجَـبًـا أَنْ أَوْحَـيْنَـا إِلَى رَجُـلٍ مِّنْـهُـمْ أَنْ أَنْـذِرِ النَّـاسَ وَبَـشِّـرِ الَّذِيْـنَ آمَنُوْا أَنَّ لَـهُـمْ قَـدَمَ صِدْقٍ عِـنْدَ رَبِّـِهِـمْ ، قَالَ الْكَـافِـرُوْنَ إِنَّ هَـذَا لَـسَـاحِرٌ مُّـبِـيْـنٌ.

Patutkah menjadi  menjadi keheranan bagi manusia bahwa Kami mewahyukan kepada seorang laki-laki di antara mereka, “Berilah peringatan kepada manusia dan gembirakanlah orang-orang yang beriman bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan mereka”. Orang-orang kafir berkata, “Sesungguhnya orang ini (Muhammad) benar-benar adalah tukang sihir yang nyata”. Qs. Yunus 2.

Jujur yang dimaksud pada ayat tersebut adalah karena keimanan mereka. Sementara orang-orang yang mendustakan risalah kenabian disebut kafir.

Dan endingnya kelak orang-orang yang jujur dan yang dusta itu akan berbeda ketika ada penyeru (malaikat) di hari pembalasan.

فَـتَـوَلَّ عَـنْـهُـمْ يَـوْمَ يَـدْعُ الدَّاعِ إِلَى شَيْـئٍ نُّـكُـرٍ.

Maka berpalinglah kamu dari mereka. (Ingatlah) hari (ketika) seorang (malaikat) menyeru kepada sesuatu yang tidak menyenangkan (hari pembalasan). Qs. Al Qamar 54-55.

Itulah lima perkara yang membedakan antara orang yang jujur dan dusta; jalan masuk yang benar, jalan keluar yang benar, lisan yang jujur, kedudukan dan tempat disenangi.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button