Sesungguhnya yang disebut dengan kejujuran itu bukan sekedar perkataan atau ucapan yang terlontar melalui lisan seseorang yang kemudian seakan orang yang berucap seperti orang yang lugu. Dan dengan keluguannya itu bisa dibully sesuka hati. Melainkan kejujuran itu adalah suatu amalan yang meliputi ucapan dan amalan; baik amalan hati maupun amalan anggota badan.
Sehingga dengan kejujuran itulah akhirnya Allah membagi manusia menjadi dua golongan; orang beriman dan orang munafik
Yang benar imannya Allah akan memberinya pahala, sedangkan yang munafik maka Allah akan menyiksanya atau justru menerima taubatnya.
لِـيَـجْزِيَ اللهُ الصَّـادِقِـيْـنَ بِصِدْقِـهِـمْ وَيُـعَـذِّبَ الْمُـنَـافِـقِـيْـنَ إِن شَـآءَ أَوْ يَـتُـوْبَ عَـليْأهِـمْ، إِنَّ اللهَ كَـانَ غَـفُـوْرًا رَّحِـيْـمًـا.

Supaya Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar itu karena kebenarannya, dan menyiksa orang-orang munafik jika dikehendaki-Nya, atau menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Qs. Al Ahzab 24.
Oleh karena itu setiap orang beriman diharuskan jujur. Sebab kejujuran adalah pondasi dalam segala hal. Dan tidak akan mungkin sikap jujur dan dusta bisa bersemayam dalam satu karakter manusia. Sebab keduanya sangat berbeda haluan. Selain itu kejujuran juga akan menyelamatkan pelakunya dan akan dimasukkan ke dalam surga-Nya Allah Ta’ala.
قَالَ اللهُ هَذَا يَـوْمُ يَـنْـفَـعُ الصَّادِقِـيْـنَ صِدْقُـهُـمْ، لَـهُـمْ جَـنَّـاتٌ تَـجْـرِى مِن تَـحْتِـهَـا الْأنْـهَـارُ خَـالِدِيْـنَ فِـيْـهَـا أَبَـدًا، رَّضِيَ اللهُ عَـنْـهُـمْ وَرَضُوْا عَـنْهُ، ذَالِـكَ الْفَـوْزُ الْعَـظِيْـمُ.
Allah berfirman: “Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridla terhadap mereka dan mereka pun ridla terhadap-Nya. itulah keberuntungan yang paling besar”. Qs. Al Maaidah 119.
Dan, sebagaimana sudah disebutkan di atas bahwa orang yang paling jujur adalah orang yang membenarkan risalah Rasulullah Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam.
وَالَّذِى جَـآءَ بِـالصِّدْقِ وَ صَدَّقَ بِـهِ أُوْلَـئِـكَ هُـمُ الْمُـتَّـقُوْنَ.
Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertaqwa. Qs. Az Zumar 33.
Jadi, sejujur apapun ucapan dan tindakannya tetapi bila dia tidak beriman maka dia tidak disebut sebagai seorang yang jujur. Sebab dia masih ‘tidak jujur’ terhadap kenabian Rasulullah Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
