Istihza’ Akibat Dari Ditolaknya Dakwah Kepada Allah Bag.19

Istihza’ Akibat Dari Ditolaknya Dakwah Kepada Allah Bag.19

Selain istihza’ berupa terputusnya keturunan dan difitnah dengan sebutan orang gila. Ternyata masih ada lagi fitnah yang dihembuskan orang-orang kafir Quraisy terhadap beliau berupa istihza’ berikut:

c. Pencari keduniaan.

Semuanya ketika di awal dakwahnya di Makkah, betapa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dilecehkan dengan fitnah dunia; yakni harta tahta dan wanita.

Hingga utusan musyrikin Quraisy mendatangi paman beliau, Abu Thalib, dengan mengatakan agar pamannya menyampaikan kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Yakni bila Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam menghendaki harta maka mereka akan mengumpulkan harta mereka lalu akan diserahkan kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Bila Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam menghendaki untuk menjadi raja maka mereka akan mengangkatnya menjadi raja di Makkah.

Dan apabila Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam menghendaki wanita tercantik maka mereka akan mengadakan kontes kecantikan. Lalu dari wanita yang paling cantik itu akan diserahkan kepada beliau shalallahu ‘alaihi wa salam.

istihza di zaman nabi

Tetapi syaratnya; agar beliau meninggalkan dakwah Islam iini selamanya.

Ini sungguh suatu pelecehan atau istihza’.

Bukankah para rasul dahulu telah menyampaikan:

وَمَا أَسْأَلُـكُـمْ عَـلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ، إِنْ أَجِرِيَ إِلَّا عَـلَى رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

Dan sekali-kali aku tidak minta upah kepada kamu atas ajakan ini; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. Qs. Asy Syu’araa’ 127.

Dalam surat ini ada beberapa kali Allah Ta’ala menceritakan tentang nabi-nabi-Nya yagn juga dilecehkan kaumnya. Yakni mereka dituduh bahwa dakwahnya ini hanya bertujuan untuk mencari keduniaan saja.

Makanya kemudian para nabi Allah ini menjawab semua tuduhan itu dengan jawaban seperti pada ayat di atas. Dan sebenarnya bukan pada ayat ke-127 saja pada ayat ini melainkan juga ada di ayat lain pada surat ini. Yaitu juga sebagai jawaban dari para nabi; seperti nabi Nuh, nabi Huud, nabi Shalih dan nabi Syu’aib ‘alaihimus salam.

Tetapi ternyata jawaban Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam jauh lebih mencengangkan. Beliau mengatakan bahwa jikalau mereka (musyrikin Quraisy) sanggup meletakkan matahari di tangan kanan beliau dan bulan di tangan kiri. Maka sekali-kali Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam tidak akan pernah mau mundur (sejengkalpun) dari jalan dakwah ini kecuali beliau mati di jalan ini (dakwah) atau (justru) menang (di jalan dakwah ini).

Luar biasa!

Sungguh ini jawaban sangat cerdas sekali. Hal itu membuat seluruh tokoh musyrikin Quraisy ter-SKAKMAT!

Mereka mati kutu. Istihza’ mereka ternyata tidak mengenai sasarannya.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button