Istihza’ Akibat Dari Ditolaknya Dakwah Kepada Allah Bag.15
Istihza’nya para tokoh dari nabi Nuh, Hud dan Shalih; masing-masing mentertawakan dakwah para nabi tersebut. Mulai dari mentertawakan (baca: mengejek) dengan cara menutup telinga mereka ketika nabi Nuh berdakwah kepada mereka. Mentertawakan ketika nabi Nuh membikin perahu di atas gunung.
Mereka mengejek karena ketiga para nabi itu (menurut para tokohnya) dianggap dari kalangan bawah. Yakni ketiga nabi itu secara status sosialnya dianggap masih di bawah para tokoh itu. Sehingga mereka meremehkannya. Dan itulah istihza’ yang mereka lakukan. Kemudian mereka mengajak kaum lainnya untuk ikut menolak dakwahnya para nabi tersebut.
Adapun nabi Allah Luth, ini berbeda lagi.
Ya, mereka (kaumnya nabi Luth ‘alaihi salam) menolak dakwahnya disebabkan perilaku seksual nabi Luth ‘alaihi salam sangat berbeda dengan mereka. Yakni perilaku seksual kaumnya sangat menyimpang sehingga nabi Luth ‘alaihi salam diperintahkanAllah agar meluruskannya.
إِنَّـكُـمْ لَتَـأْتُوْنَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِّنْ دُوْنِ النِّسَـاءِ، بَلْ أَنْـتُمْ قَوْمٌ مُّسْرِفُوْنَ.
Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas. Qs. Al A’raaf 81.
Ternyata dakwahnya nabi Luth ‘alaihi salam yang diutus untuk meluruskan perilaku seksual yang menyimpang itu justru ditanggapi negatif oleh kaumnya.

وَمَاكَـانَ جَوَابَ قَوْمِهِ إِلَّا أَنْ قَالُوْا أَخْرِجُوْهُـمْ مِنْ قَرْيَـتِكُـمْ، إِنَّـهُمْ أُنَاسٌ يَّـتَطَـهَّرُوْنَ.
Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: “Usirlah mereka (nabi Luth dan para pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri”. Qs. Al A’raaf 82.
فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِ إِلَّا أَنْ قَالُوْا أَخْرِجُوْا آلَ لُوْطٍ مِّنْ قَرْيَـتِكُـمْ، إِنَّـهُمْ أُنَـاسٌ يَّـتَطَهَّرُوْنَ.
Maka tidak lain jawaban kaumnya melainkan mengatakan: “Usirlah Luth berserta keluarganya dari negerimu; karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (mendakwahkan dirinya) bersih”. Qs. An Naml 56.
Kalau sekarang, para pembela kaum yang berperilaku sama dengan kaum nabi Luth ini mengatakan bahwa nabi Luth itu menyuruh agar kaum mau melampiaskan nafsunya kepada para wanita (untuk dijadikan sebagai istri) bukan kepada lelaki disebabkan anak-anaknya nabi Luth alaihi salam adalah wanita.
Sehingga nabi Luth alaihi salam ketakutan bila anak-anak wanitanya tidak laku. Na’udzubillah. Sungguh suatu tuduhan yang keji.
Ingatlah nabi Luth ‘alaihi salam itu hanya menyampaikan apa yang diperintahkan Allah kepada beliau. Jadi bukan karena anak-anaknya nabi Luth ‘alaihi salam itu wanita sehingga takut tidak laku. Bukan itu. Melainkan disebabkan perilaku seks mereka yang menyimpang. Makanya Allah mengutus Luth dan diangkatnya sebagai nabi dan rasul.
Dan itu terlihat ketika mereka membangkang dan bahkan hendak mengusir nabi Luth ‘alaihi salam, maka Allah justru lebih mendahului mereka menimpakan adzabnya sebelum mereka mengusir nabi Luth ‘alaihi wa salam.
فَـأَنْجَيْـنَـاهُ وَأَهْـلَهُ إِلَّا امْرَأَتَـهُ كَانَتْ مِنَ الْغَـابِـرِيْنَ. وَأَمْطَرْنَا عَـلَيْهِمْ مَّطَرًا، فَانْـظُرْ كَيْفَ كَانَ عَـاقِبِـةُ الْمُجْرِمِيْنَ.
Kemudian Kami selamatkan dia (nabi Luth) dan para pengikutnya kecuali istrinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan). Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu. Qs. Al A’raaf 83-84.
Jadi masihkah mau menjadi pembela kaumnya nabi Luth ‘alaihi yang menyimpang itu? Na’udzubillah.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
