Indikasi Lemah Iman Bag.10

b. Senang menonjolkan diri. 

Perasaan senang untuk menonjolkan diri atau ingin populer itu memiliki banyak bentuk; di antaranya adalah sebagai berikut: 

– Berambisi terhadap jabatan dan kekuasaan tanpa memperhitungkan besarnya tanggung jawab dan resiko. 

Rasulullash shalallahu ‘alaihii wa salam bersabda: 

إِنَّـكُـمْ سَـتَحْـرِصُوْنَ عَـلَى الْإِمَـارَةِ، وَسَـتَكُـوْنُ نَدَامَةً يَـوْمَ الْقِيَـامَةِ، فَـنِعْـمَ الْمُرْضَعَـةُ، وَبِـئْسَتِ الْفَاطِمَـةُ.  

“Sesungguhnya kalian akan berambisi terhadap jabatan dan kelak jabatan itu akan menjadi penyesalan pada hari Kiamat. Maka, sungguh jabatan itu seaik-baik wanita yang menyusui dan seburuk-buruk wanita adalah ayng menyapih”. Riwayat Bukhari no. 6729, Ahmad no. 991, An Nasaa’i dalam As Sunan Al Kubra no. 5927, Ibnu Hibban no. 4482. 

ujub dan riya

Makna sabda Rasulullah shalallahu ‘alaiihi wa salam , “Sungguh jabatan itu adalah sebaik-baik wanita yang menyusui”, adalah pada awalnya, jabatan mendatangkan harta, kedudukan yang terpandang dan berbagai kenikmatan. Adapun makna dari sabda Rasulullash shalallahu ‘alaihi wa salam, “Seburuk-buruk wanita yang menyapih”, adalah pada akhirnya, jabatan itu dapat menyebabkan pembunuhan, pemecatan, dan kelak di akhirat akan dituntut dengan pertanggung jawaban yang sangat berat. 

إِنْ شِـئْـتُـمْ أَنْـبَـأْتُـكُـمْ عَنِ الْإِمَارَةِ وَمَا هِيَ؟ أَوَّلُـهَا مَلَامَةٌ، وَثَـانِيْـهَـا نَدَامَةٌ، وَثَالِثُـهَـا عَذَابٌ يَوْمَ الْقِيَـامَةِ إِلَّا مَنْ عَدَلَ. 

“Jika kalian mau, aku akan memberitahukan kepada kalian hakekat jabatan. Apakah jabatan itu? Awal sebuah jabatan adalah celaan, yang kedua adalah penyesalan, lalu yang ketiga adalah siksaan pada hari Kiamat, kecuali orang yang berbuat adil selama menjabat”. Riwayat Al Bazzaar dan Thabrani dalam Al Mu’jam Al Kabiir dari Auf bin Malik radliyallahu ‘anhu. 

Andai saja seseorang meraih jabatan untuk menegakkan kewajiban dan menunaikan tanggung jawab, dalam kondisi yang tidak ada lagi orang lain yang lebih layak dari dirinya, disertai kerja keras dengan penuh kesungguhan dan berbuat adil sebagaimana yang dilakukan nabi Yusuf ‘alaihi salam, tentulah ini yang diharapkan. 

Sayangnya, realitanya dalam sebagian benar keadaan menunjukkan bahwa orang memiliki ambisi yang berlebihan terhadap jabatan, melangkahi orang yang lebih layak darinya, merehkan hak orang-orang yang memiliki hak, dan memonopoli kekuasaan untuk memerintah dan melarang sesuka hatinya. 

Wallahu a’lamu bish shawaab. 

InsyaAllah berlanjut.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button