Hijrah Awal Penanggalan Islam Bag.2

Hijrah Awal Penanggalan Islam Bag.2

Kenapa harus momen hijrahnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam?

Sebab momen hijrahnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam itu setidak memiliki pelajaran yang bisa dipetik. Di antaranya:

  • Beratnya Hijrah

Kenapa berat? Sebab Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sudah pernah memerintahkan sahabatnya hijrah ke Habasyah. Dan ternyata tidak lama kemudian mereka kembali pulang ke Makkah.

beratnya hijrah

Alasannya karena geografis yang berbeda dengan kondisi Makkah yang gersang lagi panas. Belum lagi urusan makanan. Sebab makanan pokok orang-orang Makkah dengan makanan pokok orang-orang Habasyah berbeda. Ini juga yang menambah point problem di daerah yang baru (tempat hijrah).

Belum mereka tidak ada yang dikenal sama sekali orang-orang yang akan dituju. Pokoknya hijrah itu amazing! Berat!

  • Godaan Keluarga

Godaan keluarga? Pastinya.

Bukankah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda bahwa ketika seseorang hendak berhijrah maka setan akan menghalanginya di jalan hijrah itu dengan mempertanyakan; bagaimana nanti kalau istrinya yang cantik ditinggalkan? Anak-anaknya yang menjadi tanggung jawabnya ditinggalkan? Hartanya? Negerinya dan seterusnya.

Ketika pertanyaan-pertanyaan itu belum terjawab, datang lagi pertanyaan (atau tepatnya bisikan setan) berikut; nanti di sana mau menemui siapa? Siapa yang siap menampung? Di sana mau bekerja apa? Lalu bagaimana kalau sudah sampai sana. Apakah masih bisa berhubungan (sekarang kontak, pen.) dengan keluarga yang ditinggalkan? Dan masih banyak lagi segudang pertanyaan yang bersifat bisikan agar insan beriman (para sahabat) ini membatalkan rencana hijrahnya.

Tetapi memang Allah Ta’ala Maha Tahu. Bukankah syariat hijrah ini berasal dari Allah Ta’ala? Karenanya Allah Ta’ala juga akhihrnya memberikan iming-iming bagi siapa saja yang berani melaksanakan syariat hijrah ini.

وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الأرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً وَمَنْ يَخْرُجْ مِنْ بَيْتِهِ مُهَاجِرًا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا.

Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Qs. An Nisaa’ 100.

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّا لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ.

Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki (nikmat) yang mulia. Qs. Al Anfaal 74.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

Lanjutan: Hijrah Awal Penanggalan Islam Bag.3

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button