Dalam sanadnya imam Adz Dzahabi meriwayatkan yang sampai pada Al Baghawi, saya diberi kabar oleh Ibnu Zanjawih, saya mendengar (penuturan dari) Ibrahim bin Mahdi, saya mendengar Abul Ahwash berkata, ‘Ada seorang perempuan tetangganya Manshur bin Mu’tabar berkata kepada ayahnya, “Wahai ayah, di manakah yang tadi di atap yang ada di rumah Manshur?”.
Ayahnya menjawab, “Wahai putriku. Manshur itu biasa begadang (shalat) di malam hari”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 5/403.
Inilah wajah asli dari para generasi salafush shalih. Yakni mereka sama sekali tidak pernah meninggalkan kebiasaan yang dilakukan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Shalat malam!
Maka tidak heran bila kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sering menyinggung masalah keutamaan tentang shalat malam. Di antaranya:
1. Dari Asma’ binti Yazid radliyallahu ‘anha, dia berkata, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Bila Allah mengumpulkan semua manusia dari yang pertama hingga yang terakhir pada hari Kiamat kelak, maka datang sang penyeru lalu memanggil dengan suara yang terdengar oleh semua makhluk, ‘Hari ini semua yang berkumpul akan tahu siapa yang pantas mendapatkan kemuliaan!’. Kemudian penyeru itu kembali seraya berkata, ‘Hendaknya orang-orang yang lambungnya jauh dari tempat tidur bangkit’, sedang jumlah mereka sedikit”. Hadits diriwayatkan Abu Ya’la dalam Al Musnad AL Kabir IV/373.

2. Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
أَفْـضَلُ الصَّلَاةِ بَـعْدَ صَلَاةِ الْمَـفْـرُوْضَةِ، صَلَاةُ اللَّيْـلِ.
“Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat yang dilakukan di malam hari”. Diriwayatkan Muslim no. 1163.
Karena begitu utamanya sehingga setanpun tidak rela bila ada umat Islam yang ingin mengerjakan shalat malam. Sehingga setan berupaya agar umat tidak bisa atau gagal dalam melaksanakan shalat malam. Di antara setan membuat tiga ikatan. Sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, “Setan mengikat pada pangkal kepala seseorang dari kalian saat dia sedang tidur dengan tiga ikatan yang pada masing-masingnya tertulis, ‘malammu (masih) sangat panjang, maka tidurlah!’. Bila dia bangun lalu berdzikir kepada Allah, maka satu ikatan telah lepas, bila dia berwudhu’ satu ikatan lagi telah lepas dan bila dia shalat maka ikatan satu lagi terlepas. Maka di pagi hari dia dalam keadaan semangat dengan jiwa yang baik. Namun jika dia tidak melakukan hal itu, maka di pagi hari jiwanya kotor dan dia menjadi malas”. Diriwayatkan Bukhari no. 1142.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
