Fiqh Ijtihad Ibadah Bag.4

Dalam kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 3/84-85, imam Adz Dzahabi menyebutkan bahwa Abdullah bin Amru bin ‘Ash pernah melakukan sebuah kekeliruan yang kemudian ditegur Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. 

Lalu di mana kekeliruannya?

Beliau secra terus menerus berpuasa di siang hari dan shalat malam sepanjang malam. Hingga istrinya saja sama sekali tidak disentuh. Hal itu membuat istrinya mengeluhkan suaminya, Abdullah bin Amru bin ‘Ash radliyallahu ‘anhuma ini. Padahal istrinya adalah wanita yang sangat cantik lagi kaya raya.

Maka begitu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam mendengar perihal ini, Rasulullah langsung menegur Abdullah bin Amru bin ‘Ash.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

صُمْ يَـوْمًا وَ أَفْـطِرْ يَـوْمًا، صَوْمَ أَخِي دَاوُد عليه السلام.

“Puasalah sehari dan berukalah sehari (yakni) puasa saudara Daud”. Potongan hadits yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim.

أَفْـضَلُ الصِيَـامُ صِيَـامُ دَاوُدَ.

“Sebaik-baik puasa (sunnah) adalah puasa Daud”. 

Pada hadits lain disebutkan:

puasa daud

Dari Anas radliyallahu ‘anhu, dia berkata, “Ada tiga orang yang mendatangi rumah istri-istri Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam untuk bertanya untuk bertanya tentang ibadah beliau shalallahu ‘alaihi wa salam. Kemudian setelah mereka diberitahu (tentang ibadah beliau shalallahu ‘alaihi wa salam), mereka menganggap bahwa ibadah baliau sedikit sekali. 

Mereka berkata, “Kita ini tida ada apa-apanya dibandingkan dengan Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam! Beliau shalallahu ‘alaihi wa salam telah diberikan ampunan atas semua dosa-dosanya, baik yang telah lewat maupun yang akan datang”.

Salah satu dari mereka mengatakan, “Adapun saya, maka saya akan shalat malam selama-lamanya”.

Lalu orang yang lain menimpali, “Sedangkan saya, maka sungguh saya akan puasa terus menerus tanpa tanpa berbuka”.

Kemudian yang terakhir berkata, “Sedangkan saya akan menjauhi perempuan. Saya tidak akan menikah selamanya”.

Kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam mendatangi mereka, seraya bersabda, “Benarkah kalian yang berkata begini dab begitu? Demi Allah! Sesungguhnya aku adalah orang yang paling takut kepada Allah dan palilng taqwa kepada-Nya di antara kalian. Akan tetapi aku berpuasa dan aku juga berbuka (tidak puasa). Aku shalat (malam) dan aku juga tidur, dan aku juga menikahi perempuan. Maka, barangsiapa yang tidak menyukai sunnahku, maka dia tidak termasuk golonganku”.  Diriwayatkan Bukhari, Muslim, Ahmad, Nasa’i, Al Baihaqi, dan Ibnu Hibban.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button