Faqih dalam Agama Bag.9

Imam Adz Dzahabi pernah menyebutkan tentang biografi khalifah Al Mu’tadhidu billah, bahwa Ismail Al Qadhi pernah berkata, “Suatu ketika aku pernah masuk rumah, lalu aku diberi sebuah buku. Aku lihat isinya, ternyata di dalamnya terangkum sejumlah keganjilan-keganjilan ulama”. 

Aku segera berkomentar, “Penyusun buku adalah seorang zindiq”.

Lalu ada yang berkata, “Tetapi bukankah riwayat-riwayatnya shalih?”.

Aku menjawab, “Iya. Tetapi orang yang menghalalkan sesuatu yang memabukkan, dia tidak boleh menghalalkan nikah mut’ah. Dan orang yang menghalalkan nikah mut’ah, tidak boleh menghalalkan nyanyian. Dan tidak ada seorang ulama pun melainkan punya ketergelinciran. Tetapi barangsiapa yang mengambil semua ketergelinciran ulama, maka agamanya akan hilang”.

Maka Ismail segera memerintahkan buku itu segera dibakar”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 13/465.

Inilah kejeliannya seseorang yang benar-benar memiliki ilmu agama. Sehingga orang seperti ini disebut sebagai faqih. Dialah Ismail Al Qadhi. 

majelis ilmu para salaf

Sudah berapa banyak orang tersesat hanya karena menggunakan dalil yang benar (shahih atau bahkan mengambil dari Al Qur’an). Seperti Snock George Gogoronye (maaf bila salah dalam penulisan). 

Snock George Gogoronye ini menggunakan ayat demi menjauhkan umat Islam dari ajaran utamanya, Al Qur’an. Yakni dia membawakan surat Al Waqi’ah 79, 

لَا يَـمَـسُّـهُ إِلَّا الْمُـطَّـهَّرُوْنَ.

Tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan”.

Ayat ini terus saja dikampanyekan di bumi Aceh Nanggro Daarus Salam. Dan hasilnya luar biasa. 

Orang-orang Aceh yang dahulunya paling suka membaca Al Qur’an dan ke mana-mana selalu membawa Al Qur’an, sejak Snock Goerge Gogoronye mengkampanyekan surat AL Waqi’ah yang diselewengkan maknanya itu akhir membuahkan hasil; warga Aceh mulai malas membawa dan membaca Al Qur’an! Alasan; malas bila sudah batal (kentut misalnya) untuk berwudhu’ kembali.

Walhasil, (karena warga Aceh sudah meninggalkan Al Qur’an) akhirnya Aceh pun ditaklukkan Belanda. 

Ya, Belanda bisa masuk menjajah Aceh, meski beberapa waktu saja.

Dahulu pada zaman pergolakan PKI juga sama. Orang-orang PKI selalu menggunakan ayat:

فَـوَيْـلٌ لِّـلْـمُصَـلِّـيْنَ.

Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat. Qs. Al Maa’uun 4.

Nah karena seringnya ayat ini dibacakan secara terus menerus, akhirnya banyak dari kaum muslimin yang lemah imannya menjadi malas shalat. Sebab dalam benak mereka berfikir, ‘untuk apa shalat kalau tetap saja celaka’.

Padahal sebenarnya korelasinya ayat tersebut ya harus diteruskan pada ayat berikutnya, yakni jika seorang muslim yang mengerjakan shalat namun melalaikannya dan suka berbuat riya’ serta melarang orang lain untuk menyantuni anak-anak yatim.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button