Faqih dalam Agama Bag.6

Abul Hasan Abdul Malik Al Maimun berkata; Ada seorang pria berkata kepada Abu ABdullah, ‘Saya pernah mengikuti Al Bazzar untuk menasehatinya. (Sebab) telah sampai berita kepada saya bahwa dia menyampaikan sebuah hadits dari Abu Al Ahwash dari Abdullah, dia berkata: “Allah tidak menciptakan sesuatu yang lebih besar daripada ,,,, dan seterusnya”. Saat itu dia menyebutkan hadits tersebut.

Maka Abu Abdullah berkata, “Dia seharusnya tidak mengatakan seperti ini pada masa-masa seperti ini –zaman adanya percobaan-, dan teks aslinya (berbunyi):

مَا خَلَـقَ اللهُ مِنَ سَـمَـاءٍ وَ لَا أَرْضٍ أَعْـظَمَ مِنْ آيَـةِ الْكُـرْسِـيِّ.

“Allah tidak menciptakan langit dan bumi yang lebih besar dariayat Kursi”. Hadits yang dibawakan oleh imam Suyuthi dalam kitab Ad Dar Al Matsuur.

Imam Ahmad bin Hambal pernah menjelaskan hadits ini ketika didatangi ahli bid’ah yang membawakan hadits ini pada saat beliau diuji, imam Ahmad bin Hambal berkata, “Sesungguhnya kata “menciptakan” itu berlaku untuk langit dan bumi serta yang lainnya, bukan untuk Al Qur’an”. 

Imam Adz Dzahabi berkata, “Demikianlah sepatutnya bagi seorang Ahli Hadits, dia tidak menyebarkan hadits-hadits yang (secara) dhahirnya bisa dipakai sebagai pegangan oleh musuh-musuh Sunnah, seperti Jahmiyah,,,, dan ahli bid’ah, serta hadits-hadits yang tidak shahih tentang sifat. Sebab engkau tidaklah menyampaikan suatu hadits kepada segolongan kaum yang tidak dicapai oleh akal mereka melainkan dapat menjadi fitnah bagi sebagian mereka.

ilmu dalam islam

Maka janganlah menyembunyikan ilmu dalam artian yang sesungguhnya. Dan janganlah engkau berikan kepada orang-orang bodoh yang akan merepotkanmu, atau kepada orang-orang yang justru memahaminya dengan pemahaman yang membahayakan mereka”. Terdapat pada kitab Siyaru Alaamin Nubalaa’ 10/578.

Inilah ulama yang faham betul dengan agama, atau yang sering disebut dengan faqih dalam agama. Yakni mereka tidak menyampaikan kepada setiap orang atau kepada sembarang orang.

Ini bukan berarti ‘mengkotak-kotak’ melainkan agar tidak terjadi kesalah fahaman dalam memahami Islam itu sendiri.

Jangankan ulama, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam juga begitu. Yakni ketika ada seorang wanita yang bertanya tentang masalah darah haid, maka yang maju menerangkan masalah itu (darah haid) adalah istri beliau, ‘Aisyah radliyallahu ‘anhuma.

Dan ternyata dari keterangannya ibunda ‘Aisyah itu sahabiyah yang bertanya itu merasa sangat puas.

Tapi coba seandainya yang menerangkan Rasulallah shalallahu ‘alaihi wa salam sendiri, bisa jadi yang muncul malah fitnah bukan?

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button