Dusta Adalah Bahaya Lidah

Dusta sepintas ‘menguntungkan’ bagi dirinya sendiri; padahal justru sebaliknya, dia adalah suatu aib yang tercela yang dilakukan oleh lidah dan itu adalah penyakit jiwa. 

Namanya juga penyakit, jika tidak segera diobati maka penyakit itu baik secara pelan-pelan ataupun secara cepat akan menjalar dan menggerogoti jiwa pelakunya dan membuat banyak orang kecewa. Dan bila sudah sampai pada titik kronis seperti ini maka akan mengantarkan pelakunya ke neraka. Na’udzubillah.

Penyakit dusta; berawal dari (dusta) lisan/lidah, kemudian berkembang menjadi dusta dalam persaksian, suka menyelisihi janji dan berkhianat. Sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam:

عَنْ أَبِـى هُـرَيْـرَةَ رَضِـيَ اللهُ عَـنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُـوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: آيَـةُ الْمُـنَـافِـقِ ثَـلَاثُـةٌ: إِذَا حَـدَثَ كَـذَبَ، وَإِذَا وَعَـدَ أَخْـلَفَ، وَإِذَا ائْـتُـمِنَ خَانَ.

Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Tanda-tanda munafik (ada) tiga; apabila berbicara dia berbohong, apabila berjanji dia mengingkari dan apabila diberi amanah dia berkhianat”. Diriwayatkan Bukhari dan Muslim.

tanda munafiq

Adapun puncak kedustaan adalah menipu Allah, Rasulullah shalallah ‘alaihi wa salam dan Islam. Ini sungguh amat sangat berbahaya sekali. Sebab apabila sudah sampai pada taraf ini maka Allah pasti akan segera turun tangan langsung. Sebagaimana yang pernah terjadi pada zaman Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, yakni Allah Ta’ala menurunkan khusus surat tentang ciri-ciri orang munafik.

إِذَا جَـاءَكَ الْمُـنَافِـقُوْنَ قَالُوْا نَـشْهَـدُ إِنَّـكَ لَرَسُوْلُ اللهِ، وَاللهُ يَـعْـلَـمُ إِنَّـكَ لَرَسُوْلُـهُ، وَاللهُ يَـشْهَـدُ إِنَّ الْمُـنَـافِـقِيْـنَ لَـكَـاذِبُـوْنَ. اتَّـخَـذُوْا أَيْـمَـانَـهُـمْ جُـنَّـةً فَصَـدُّوْا عَـنْ سَـبِـيْـلِ اللهِ، إِنَّـهُـمْ سَـآءَ مَا كَـانُـوْا يَـعْـمَلُوْنَ. ذَلِـكَ بِـأَنَّـهُـمْ آمَنُوْا ثُـمَّ كَـفَـرُوْا فَطُـبِعَ عَـلَى قُـلُوْبَـهِـمْ فَـهُـمْ لَا يَـفْـقَـهُـوْنَ. وَإِذَا رَأَيْـتَـهُـمْ تُـعْـجِـبُـكَ أَجْسَـامَـهُـمْ، وَإِن يَـقُـوْلُـوْا تَـسْـمَـعُ لِـقَوْلِـهِـمْ كَـأَنَّـهُـمْ خُـشُـبٌ مُّـسَـنَّـدَةٌ، يَـحْسَـبُـوْنَ كُـلَّ صَيْـحَةٍ عَـلَـيْهِـمْ ، هُـمُ الْعَـدُّوُّ فَـاحْذَرْهُـمْ، قَـاتَـلَـهُـمُ اللهُ أَنَّـى يُـؤْفَـكُـوْنَ.

Apabila orng-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata, “Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah”. Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta. Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalangi (manusia) dan jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa ayng telah mereka kerjakan. Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti. Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya), maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)? Qs. Al Munafiqun 1-4.

Bisa dibayangkan bukan? Bagaimana Allah sendiri langsung mengingatkan hamba-Nya agar berhati-hati terhadap orang-orang munafik. Sebab mereka sudah terbiasa berdusta demi mendapatkan keuntungan yang sebenarnya justru menipu dirinya sendiri.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button