Dalil-dalil Tentang Keharusannya Menjaga Lisan Dan Keutamaan Diam

1. Dalil Al Qur’an.

إِذْ يَـتَـلَـقَّـى الْمُـتَـلَـقِّـيَـانِ عَـنِ الْيَـمِيْـنِ وَعَـنِ الشِّـمَالِ قَـعِيْـدٌ. مَّـايَـلْفِـظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَـدَيْـهِ رَقِـيْـبٌ عَـتِـيْدٌ.

(Yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Qs. Qaaf 17-18.

لَا خَـيْرَ فِى كَـثِـيْرٍ مِّـن نَـجْـوَاهُـمْ إِلَّا مَنْ أَمَـرَ بِـصَقَـةٍ أَوْ مَـعْرُوْفٍ أَوْ إِصْلَاحٍ بَّـيْـنَ النَّـاسِ، وَمَـن يَـفْـعَلْ ذَلِـكَ ابْـتِـغَـآءَ مَرْضَـاتِ اللهِ فَـسَوْفَ نُـؤْتِـيْـهِ أَجْـرًا عَـظِـيْمًـا.

Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat makruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar. Qs. An Nisaa’ 114.

dalil menjaga lisan

يَـآ أَيَّـهَـا الَّـذِيْـنَ آمَـنُوْا لِـمَ تَـقُـوْلُـوْنَ مَالَا تَـفْـعَلُـوْنَ. كَـبُـرَ مَـقْـتًا عِـنْدَ اللهِ أَن تَـقُـوْلُـوْا مَا لَا تَـفْـعَلُـوْنَ. 

Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yanng tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan. Qs. Ash Shaff 2-3.

Wahai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum  mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil  dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilanialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang dzalim. Qs. Al Hujuraat 11.

Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebaghagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. Qs. Al Hujuraat 12.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button