Dalil-dalil Tentang Dengki Dan Iri (Hasad) Bag.5

Dalam sebuah hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

“Sesungguhnya namimah dan haqd berada di neraka, keduanya tidak akan terkumpul pada hati seorang muslim”. Hadits dhaif diriwayatkan Thabrani.

Al Haqdu atau Al Hiqdu artinya dendam, hati yang selalu diliputi rasa marah, enggan untuk meninggalkannya sehingga melekat pada dirinya.

Walaupun dhaif tetapi bila dicermati maka ini adalah bagian dari adab dan akhlak Islam. Yakni untuk tidak memiliki rasa dendam atau rasa marah yang berkepanjangan dengan saudaranya seiman. Bukankah Allah juga terlah berfirman:

Wahai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, ayng jihad di jalan Allah, dan tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan –Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. Qs. Al Maaidah 54.

jauhi dendam

Lalu bila dipehatikan hadits dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata bahwa Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Adan enam perkara yang akan menyebabkan masuk neraka pada hari Kiamat sebelum hisab (perhitungan amal), yaitu; pemerintah karena kedhalimannya, orang karena fanatik (mengutamakan kebangsaan), kepala desa karena sombong, pedagang karena khianat, orang dusun karena kebodohannya dan ahli ilmu karena hasad”.

Adapun yang dimaksud dengan ahli ilmu karena hasad adalah ulama yang hanya berebut dunia, mereka hasad satu dengan lainnya. Padahal seharusnya seorang yang menuntut ilmu itu diniatkan karena Allah Ta’ala dan untuk mempersiapkan dirinya di akhirat supaya tidak timbul rasa hasad antara satu dengan lainnya. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

أَمْ يَـحْسُدُوْنَ النَّـاسَ عَـلَى مَـا آتَـاهُـمُ اللهُ مِن فَضْـلِـهِ، فَـقَـدْ آتَـيْـنَـا آلَ إِبْـرَاهِيْـمَ الْكِـتَابَ وَالْحِـكْـمَـةَ وَ آتَيْـنَـاهُـم مُلْـكًا عَـظيْـمًا.

Ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang Allah telah berikan kepadanya? Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab dan hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar. Qs. An Nisaa’ 54.

Rasulullah Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Ingatlah bahwa nikmat-nikmat Allah Ta’ala itu ada musuhnya”.

Ada sahabat yang bertanya, “Siapakah musuh-musuh nimat Allah Ta’ala itu, wahai Rasulullah?”.

Jawab Rasulullah shalallahu ‘alaihii wa salam, “Yaitu mereka yang hasad terhadap nikmat karunia Allah Ta’ala yang diberikan kepada manusia”. 

Subhaanallah, ternyata untuk menjadi seorang yang mukhlis yang tidak memiliki rasa dendam atau iri hati terhadap sesama muslim itu sulit. Namun begitu bila mau bertekad pasti bisa. Sebab para sahabat dahulu juga sudah membuktikannya.

Wallahu a’lamu bish shawaab

By: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button