Di atas sudah dicontohkan bagaimana Bani Israil yang telah Allah muliakan lalu Allah memerintahkan mereka agar mereka hanya beribadah kepada-Nya saja. Namun kenyataannya kebanyakan dari mereka menolak. Bahkan mengenai nabi terakhir yang akan diutus pun sudah Allah informasikan dalam kitab mereka. Sehingga secara ilmu dan informasi mereka sudah paham betul tenang ciri-cirinya secara umum maupun secara khusus.
الَّـذِيْـنَ آتَـيْنَـاهُـمُ الْكَـتَابَ يَـعْرِفُـوْنَهُ كَـمَا يَعْـرِفُـوْنَ أَبْـنَـاءَهُـمُ الَّـذِيْـنَ خَسِرُوْا أَنْـفُـسَهُـمْ فَـهُـمْ لَا يُـؤْمِـنُوْنَ.
Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya, mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman (kepada Allah). Qs. Al An’aam 20.
Bukan hanya Yahudi, Nasrani pun sudah Allah kasih informasinya, namun kedua kaum itu tetap menolak dan lebih memilih mempercayai para rahib mereka.
الَّـذِيْـنَ آتَـيْنَـاهُـمُ الْكِتَـابَ يَعْـرِفُـوْنَهُ كَـمَا يَـعْرِفُـوْنَ أَبْـنَـاءَهُـمْ، وَإِنَّ فَـرِيْـقًـا مِّنْـهُمْ لَيْـكْـتُـمُوْنَ الْحَقَّ وَهُـمْ يَـعْـلَمُوْنَ.
Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal ank-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui. Qs. Al Baqarah 146.

Bila secara ilmu saja mereka sudah tahu tetapi mereka masih enggan menyembah Allah lalu apa namanya jika bukan karena kesombongannya? Tetapi ingatlah bahwa karena kesombongannya pulalah akhirnya mereka justru terjerumus ke dalam kekafiran.
يَـعْرِفُـوْنَ نِـعْمَـةَ اللهِ ثُـمَّ يُـنْكِـرُوْنَـهَـا وَأَكْـثَـرُهُـمُ الْكَافِـرُوْنَ.
Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya dan kebanyakan mereka adalah orang-orang kafir. Qs. An Nahl 83.
Walau begitu Allah Ta’ala masih tetap memberikan ‘kesempatan’ kepada orang-orang yang sombong karena merasa diri/kaumnya yang terhormat, dan juga memberikan kesempatan bagi yang lain untuk menjadi orang yang mulia di sisi Allah.
Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. Qs. Al Hujuraat 13.
Inilah orang yang paling mulia di sisi Allah Ta’ala:
وَلَا تَـهِنُـوْا وَلَا تَـحْزَنُـوْا وَأَنْـتُـمُ الْأَعْـلَوْنَ إِنْ كُـنْـتُـم مُّـؤْمِـنِيْنَ.
Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. Qs. Ali Imran 139.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
