Dari Ibnul Madini, aku mendengar Sufyan berkata, ‘Ibnu Ayyasy Al Mantuf biasa paling suka menghina dan mengutuk Umar bin Dzir.
Maka Umar bin Dzir pun menemuinya dan berkata, “Wahai manusia! Janganlah engkau berlebih –lebihan dalam mengutuk kami. Dan berilah ruang untuk memperbaiki kekurangan (kami). Karena sesungguhnya tiadalah balasan kami kepada orang yang bermaksiat kepada Allah terkait pribadi kami, melainkan menghadapinya dengan cara (sikap) memperbanyak ketaatan kepada Allah”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 2/388-389.
Akhir-akhir sering didengar dan bisa dilihat dalam video-video pendek yang beredar di medsos tentang kasus bullyying yang sedang ngetren. Dan parahnya kasus bully membully ini justru terjadi di sekolah-sekolah. Padahal sekolah adalah tempat untuk menimba ilmu dan menempa mental anak-anak didik.
Sangat miris memang.
Maka bagi orang-orang yang suka membully hendaknya melihat dari riwayat di atas. Yakni ucapan dari seorang Umar bin Dzir yang berani menegur Ibnu Ayyasy Al Mantuf yang suka menghina dan mengutuk dirinya. Sebab seusai Umar bin Dzir mengacupkan itu ternyata Ibnu Ayyasy Al Mantuf sudah tidak lagi menghina dan mengutuk dirinya.

Sebenarnya Ibnu Ayyasy Al Mantuf atau manusia-manusia hari yang suka membully itu merasa bahwa dirinya adalah orang yang terpandang, kaya, memiliki garis keturunan yang hebat dan sebagainya.
Maka teguran Umar bin Dzir ini sebagai peringatan kepada Ibnu Ayyasy Al Mantuf bahwa sesungguhnya manusia itu tidak bisa hanya dilihat dari sisik fisik atau status sosialnya. Melainkan justru dari sisi ketakwaannya.
يَـآ أَيُّـهَـا النَّـاسُ إِنَّـا خَـلَقْـنَـاكُـم مِّن ذَكَـرٍ وَ أَنـثَـى وَجَـعَـلْنَـاكُـمْ شُعُـوْبًـا وَقَـبَـائِـلَ لِـتَـعَـارَفُـوْا، إِنَّ أَكْـرَمَـكُـمْ عـنْدَ اللهِ أَتْـقَـاكُـمْ، إِنَّ اللهَ عَـلِيْـمٌ خَـبِيْـرٌ.
Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. Qs. Al Hujuraat 13.
Dalam hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda;
لَيْـسَ مِنَّـا مَنْ لَـمْ يُـوَقِّـرْ كَبِيْـرَنَـا وَلَـمْ يَـرْحَـمْ صَغِيْـرَنَـا وَلَـمْ يَـهْـرِفْ لِـعَـالِمِـنَـا حَـقَّـهُ.
Bukan golongan kami orang muda yang tidak menghormati orang tua, orang tua yang tidak menyayangi anak muda, dan orang yang tidak mengetahui hak orang alim.
Oleh karena itu bertakwalah dan jaga adab, agar menjadi mulia di sisi Allah Ta’ala.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
