Dari Sufyan bin ‘Uyainah, dia berkata, ‘Sa’id bin Musayyab rahimahullah berkata:
إِنَّ الدُّنْـيَـا نَـذَالَـةً، هِيَ إِلَى كُـلِّ نَـذَلٍ أَمْـيَـالٌ، وَأَنْـذَلُ فِيْـهـَا مَنْ أَخَذَهَـا بِـغَيْـرِ حَــقِّـهَـا، وَطَـلَبَـهَـا بِـغَيْـرِ وَجْـهِـهَـا وَوَضَـعَـهَـا فِى غَـيْرِ سُـبُـلَـهَـا.
“Sesungguhnya dunia itu hina dan senantiasa condong pada setiap kehinaan. Dan yang lebih hina dari dunia adalah orang yang mengambilnya tanpa hak, dan mencarinya di luar cara yang dibenarkan, serta memposisikan dunia tidak sebagaimana mestinya”. Terdapat pada kitab Shiffatush Shafwah 2/94.
Setidaknya ucapannya ulama tabi’in ini, saat ini seakan sedang berjalan. Sebagaimana beberapa waktu yang lalu telah terjadi suatu skandal penilepan uang negara sebesar ratusan trilyun rupiah. Namun saat pelakunya ditangkap ternyata hanya djatuhi hukuman ringan; 6 tahun penjara. Meskipun beberapa waktu kemudian hukumannya berubah menjadi 20 tahun penjara.
Padahal andaipun uang hasil jarahannya itu tidak ketahuan, lalu mau diapakan dana itu? Apakah dengan dana itu bisa membuat diri dan keluarganya bisa hidup bahagia?

Ternyata tidak juga. Sebab sudah berapa banyak orang-orang yang kaya raya itu justru bingung dengan harta kekayaannya. Hingga terkadang mereka ada yang melakukan suatu kegiatan yang sebenarnya kegiatannya sama sekali tidak banyak manfaatnya. Ya karena yang mereka melakukan itu hanya untuk membuang uangnya yang terlalu banyaknya.
Maka benarlah Allah Ta’ala dalam firman-Nya:
Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan sendau gurau. Dan jika kamu beriman serta bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu. Qs. Muhammad 36.
Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan sendau gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui. Qs. Al Ankabut 64.
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megahan antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada adzab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. Qs. Al Hadiid 20.
Maka janganlah tertipu dengan dunia. Sebab bisa jadi dunia itu sebenarnya sedang menenggelamkan manusia-manusia tamak yang suka mengambil yang bukan haknya.
Maka biarlah mereka tenggelam (dalam kesesatan) dan bermain-main sampai mereka menemui hari yang dijanjikan kepada mereka. Qs. Az Zukhruf 83.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
