Dari Humaid Ath Thawil, dari Abu Qilabah, dia berkata, “Apabila engkau mendengar sesuatu yang tidak engkau sukai tentang saudaramu, maka carilah alasan untuknya. Jika engkau tidak dapat menemukan alasannya, katakanlah, ‘Mungkin dia mempunyai alasan yang tidak saya ketahui’. Terdapat pada kitab Shiffatush Shafwah 3/238
Seandainya setiap muslim memahami salah satu doa yang adalah dalam Al Qur’an:
وَالَّذِيْـنَ جَـآءُو مِن بَّـعْدِهِـمْ يَـقُـوْلُوْنَ رَبَّـنَـا اغْـفِـرْلَـنَـا وَلِإِخْـوَانِـنَـا الَّـذِيْـنَ سَـبَـقُوْنَـا بِـالْإِيْـمَـانِ وَلَا تَـجْـعَلْ فِى قُـلُوْبِـنَـاغِـلًّا لِّـلَّـذِيْـنَ آمَـنُوْا رَبَّـنَـا إِنَّـكَ رَءُوْفٌ رَّحِيْـمٌ.
Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa, “Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang”. Qs. Al Hasyr 10.

Bahkan dalam cuplikan doa yang biasa digunakan yang biasa diambil dari Al Qur’an disebutkan;
رَبَّـنَـا لَا تُـؤَاخِذْنَـا إِن نَّـسِـيْـنَـا أَوْ أَخْـطَـأْنَـا.
Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika lupa atau kami tersalah”. Qs. Al Baqarah 286.
Subhaanalah. Pada surat Al Hasyr 10, di sana disebutkan bagaimana seorang muslim berdoakan agar tidak memiliki kebencian terhadap saudara muslim lainnya dan bahkan mendoakan agar mereka diampuni (dosa-dosanya).
Sedangkan pada surat Al Baqarah 286, disebutkan agar Allah jangan menghukum karena kesalahannya. Itu artinya bahwa setiap manusia itu memang sering terjadi kesalahan, baik disengaja maupun tidak disengaja.
Maka benarlah apa yang dikatakan Abu Qilabah bahwa apabila mendengar saudara muslimnya melakukan kesalahan agar mencari alasan untuk saudaranya, atau jika tidak, ya harus mengatakan bahwa bisa jadi dia memiliki alasan yang dirinya tidak mengetahuinya.
Seperti Amar bin Yasir, misalkan. Bukankah beliau saat bersama ibu dan bapaknya disiksa sedemikian rupa oleh musyrikin Quraisy? Hingga kemudian Amar bin Yasir mengucapkan suatu kalimat kekufuran, sesuai dengan permintaan orang-orang yang menyiksanya.
Jadi, dengan sikap yang seperti itu maka akan menutup pintu-pintu su’udhon terhadap muslim lainnya.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
